Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Menakar Prospek Tiga Saham yang Masuk Daftar MSCI Small Cap

 


Morgan Stanley Capital Internasional atau MSCI Inc menyampaikan hasil rebalancing portofolionya pada Februari 2023. Lantas bagaimana prospek saham yang baru masuk ke dalam indeks MSCI?

MSCI menambah tiga emiten dari Indonesia ke daftar indeks MSCI Small Cap di antaranya PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) dan PT Temas Tbk (TMAS). Selain itu, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) tersingkirkan dari daftar indeks MSCI Small Cap.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas, Cheryl Tanuwijaya mengatakan, saham yang baru masuk ke daftar indeks MSCI Small Cap mendapatkan sentimen positif, karena akan dilirik oleh pelaku pasar dalam berinvestasi. Sehingga, saham tersebut akan semakin likuid dan harganya berpotensi mengalami kenaikan.

Meski demikian, Cheryl menyebutkan agar tetap memperhatikan prospek bisnis dari emiten tersebut dan juga sentimen penggerak saham-saham yang baru masuk daftar indeks MSCI Small Cap.

"Saham-saham yang masuk ada TMAS, ENRG, MAPA. Unggulan kami TMAS dan ENRG," kata Cheryl saat dihubungi Liputan6.com, ditulis Rabu, (15/2/2023).

Bagi investor, Cheryl merekomendasikan saham TMAS dengan target harga Rp 3.330 per saham. Sentimen untuk saham karena tengah menyelesaikan tahap buyback saham dan memiliki prospek menarik.

Setali tiga uang, ia merekomendasikan saham ENRG dengan target harga Rp 322 per saham yang ditopang penguatan harga minyak seiring naiknya permintaan.

CEO Akela Trading System Hary Suwanda menuturkan, biasanya pasca masuk ke daftar MSCI saham tersebut mengalami koreksi. Hal itu disebabkan oleh aksi profit taking.

"Pasar itu cenderung mengantisipasi apa yang akan terjadi," kata Hary.

Di sisi lain, ia menjelaskan, investor perlu memperhatikan bisnis dan valuasi dari emiten yang baru masuk ke daftar indeks MSCI Small Cap. Namun, untuk trader bisa memperhatikan trennya.

Bagi investor, Hary merekomendasikan saham ENRG dengan target harga Rp 360 per saham.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025