Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Cerita Wowon Cs di Balik Pembunuhan Berantai di Bekasi yang Dilakukannya


Para tersangka pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki; Solihin alias Duloh; dan M Dede Solehuddin menceritakan hal-hal di balik kejahatannya yang dilakukan dengan memberi racun ke tiga korban. Ketiga korban itu merupakan keluarga Wowon, yang dibunuh di Bekasi, Kamis 9 Januari 2023 lalu.

Ai Maimunah bersama dua anaknya, Ridwan Abdul Muiz (20); dan Muhammad Riswandi (16) tewas akibat meminum racun yang disiapkan Duloh. Demi menutupi kejahatannya, Dede yang ada di lokasi pun rela untuk meminum racun tersebut.

"Sudah tahu (kopi dicampur racun). (Nekad) Karena kamu harus bertanggung jawab juga (kata Duloh), supaya kamu jadi korban," ujar Dede kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/2/2023).

Meski tidak tahu efek racun itu bisa mematikan, Dede mengaku hanya meminum sedikit kopi tersebut karena diperintah oleh Duloh atas suruhan Aki Banyu sosok fiktif ciptaan Wowon.

"Enggak tahu, karena sengaja minumnya sedikit saja setengah. Enggak nolak, karena saya disuruh sama Pak Duloh, Pak Duloh disuruh Aki Banyu," tutur Dede.

Sementara, Duloh mengatakan, rencana pembunuhan tiga korban itu atas perintah Aki Banyu kepadanya. Dia pun membeli racun yang bakal dicampurkan dengan kopi sesuai perintah tersebut.

"Itu kan Ki Banyu, beli aja racun tikus tikus juga mati itu. Namanya cokler begitu dimakan kan langsung mati," kata Duloh.

Duloh menerangkan pembunuhan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dia, membangunkan ketiganya, lalu menyuruh mereka meminum kopi yang telah diracun. Termasuk menyuruh Dede.

Namun, pembunuhan itu, tidak sesuai rencana. Korban berteriak usai menenggak racun itu. 

"Mereka teriak-teriak, saya enggak sukses membunuhnya. Karena grogi saya kabur ke kontrakan saya di Bekasi, lalu ke Cianjur," ungkap Duloh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini