Bursa Asia Beragam, Mayoritas Indeks Naik pada Selasa (28/4) Pagi

  Bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Selasa (28/4/2026), dengan mayoritas indeks naik. Mengutip Bloomberg, pukul 08.27 WIB, indeks Nikkei 225 turun 331,95 poin atau 0,57% ke 60.196,23, Hang Seng turun 111,28 poi atau 0,43% ke 25.814,37, Taiex naik 86,36 poin atau 0,21% ke 39.699,70, Kospi naik 87,32 poin atau 1,31% ke 6.701,95, ASX 200 turun 42,95 poin atau 0,49% ke 8.723,40, Straits Times naik 33,30 poin atau 0,68% ke 4.925,12 dan FTSE Malaysia naik 9.30 poin atau 0,54% ke 1.726,57. Bursa Asia bergerak variasi namun masih bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Februari karena para pedagang menanti katalis baru dari Timur Tengah, serta serangkaian keputusan bank sentral dan pendapatan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar pekan ini. Mengutip Bloomberg, bank sentral di dunia secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Investor kini mengalihkan fokus ke laporan pendapatan raksasa teknologi untuk menguji apakah reli saham baru-baru ini ...

Cerita Wowon Cs di Balik Pembunuhan Berantai di Bekasi yang Dilakukannya


Para tersangka pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki; Solihin alias Duloh; dan M Dede Solehuddin menceritakan hal-hal di balik kejahatannya yang dilakukan dengan memberi racun ke tiga korban. Ketiga korban itu merupakan keluarga Wowon, yang dibunuh di Bekasi, Kamis 9 Januari 2023 lalu.

Ai Maimunah bersama dua anaknya, Ridwan Abdul Muiz (20); dan Muhammad Riswandi (16) tewas akibat meminum racun yang disiapkan Duloh. Demi menutupi kejahatannya, Dede yang ada di lokasi pun rela untuk meminum racun tersebut.

"Sudah tahu (kopi dicampur racun). (Nekad) Karena kamu harus bertanggung jawab juga (kata Duloh), supaya kamu jadi korban," ujar Dede kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/2/2023).

Meski tidak tahu efek racun itu bisa mematikan, Dede mengaku hanya meminum sedikit kopi tersebut karena diperintah oleh Duloh atas suruhan Aki Banyu sosok fiktif ciptaan Wowon.

"Enggak tahu, karena sengaja minumnya sedikit saja setengah. Enggak nolak, karena saya disuruh sama Pak Duloh, Pak Duloh disuruh Aki Banyu," tutur Dede.

Sementara, Duloh mengatakan, rencana pembunuhan tiga korban itu atas perintah Aki Banyu kepadanya. Dia pun membeli racun yang bakal dicampurkan dengan kopi sesuai perintah tersebut.

"Itu kan Ki Banyu, beli aja racun tikus tikus juga mati itu. Namanya cokler begitu dimakan kan langsung mati," kata Duloh.

Duloh menerangkan pembunuhan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dia, membangunkan ketiganya, lalu menyuruh mereka meminum kopi yang telah diracun. Termasuk menyuruh Dede.

Namun, pembunuhan itu, tidak sesuai rencana. Korban berteriak usai menenggak racun itu. 

"Mereka teriak-teriak, saya enggak sukses membunuhnya. Karena grogi saya kabur ke kontrakan saya di Bekasi, lalu ke Cianjur," ungkap Duloh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)