Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

BEI Paparkan Strategi Deteksi Saham Gorengan, Apakah Efektif?


Saham gorengan sudah tidak asing lagi di pasar modal. Secara umum, saham gorengan dapat ditandai dengan adanya perubahan harga yang signifikan dalam waktu relatif pendek.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menuturkan, pasar modal saat ini telah menerapkan berbagai langkah awal untuk mendeteksi alias mengendus saham yang berpotensi menjadi saham gorengan. 

Pertama, BEI menerapkan notasi khusus untuk memberikan informasi kepada investor terkait kondisi yang dialami perusahaan.

"Dari kami bursa sudah menerapkan beberapa hal, yang pertama notasi khusus, kita sudah sematkan kode khusus setelah kode saham untuk memberikan informasi kepada investor terkait dengan kondisi yang dialami perusahaan sudah kita sematkan itu namanya notasi khusus," kata Nyoman saat ditemui di BEI, Selasa (7/2/2023).

Kedua, terdapat saham-saham yang berada dalam pemantauan khusus. Tujuannya, agar saham tersebut diisolasi dalam kondisi-kondisi tertentu.

"Kedua, ada saham-saham dalam pemantauan khusus. Jadi sama juga tujuannya dalam kondisi-kondisi tertentu kita isolasi saham-saham tersebut yang kondisi-kondisi secara legal ada hal-hal yang perlu menjadi perhatian buat investor," kata dia.

Ketiga, ada yang namanya imidiate action, tindakan yang dilakukan oleh bursa itu di periode perdagangan yang sedang berlangsung. BEI hadir di periode ini untuk memastikan pasar yang telah terwajar dan efisien.

"Imidiate action adalah tindakan yang dilakukan oleh bursa itu di periode perdagangan yang sedang berlangsung, kita hadir di periode ini untuk memastikan pasar yang telah terwajar dan efisien," ujar dia.

Lantas, apakah papan pemantauan khusus dapat mengurangi saham gorengan? 

Nyoman menegaskan, papan pemantauan khusus diharapkan bisa mengurangi saham gorengan.

"Kita harapkan seperti itu, dari tiga hal itu kita harapkan dapat memantau pergerakan transaksi yang tidak didukung oleh fundamental," ujar Nyoman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini