Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Bakti Kominfo Bangun Jaringan Internet di Desa untuk Perluas Jangkauan UMKM


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui unit organisasi non-eselonnya, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), lakukan perluasan jaringan internet di desa-desa terpencilndi Indonesia.

"Tujuan kami, meningkatkan fleksibilitas, efektivitas, dan produktivitas pelaksanaan tugas. BAKTI dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan dan pengelolaan pembiayaan telekomunikasi dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan Kewajiban Pelayanan Universal/Universal Service Obligation atau USO," tutur Direktur Utama SEACTIV Willyando Denma, Kamis (16/2/2023).

menjalankan Kerja Sama Operasional dengan PT. Intermedia Net Nusaphala yang menaungi SEACTIV dan Lifepod Media, berupa pembangunan akses internet yang merupakan program penyediaan layanan fixed broadband atau akses internet untuk publik.

Melalui pembangunan akses internet ini, diharapkan masyarakat desa dapat menikmati konektivitas jaringan internet melalui jaringan selular dengan berbasis teknologi, tanpa dipungut biaya kepada penggunanya.

"Dengan tersedianya konektivitas jaringan internet diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat luas melalui pemanfaatan jaringan internet terutama bagi pelaku UMKM," katanya.

Pasalnya, pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung praktek-praktek bisnis sebagai penggerak ekonomi di perdesaan masih relatif rendah. Karena itu, langkah ini dinilai mampu mengatasi kesenjangan digital dan memanfaatkan potensi ekonomi digital.

“Dengan adanya official partnership ini harapannya monetisasi dari layanan akses WiFi BAKTI dapat optimal mendukung program pemerintah, dalam hal ini BAKTI KOMINFO dan SEACTIV bisa memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis periklanan digital serta dengan pemanfaatan juga penggunaan teknologi internet secara gratis atau yang biasa disebut Free kuota bandwidth WiFi," tutur Willyando.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025