Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Seorang Mantan Walikota Ikut Jadi Korban Tewas dalam Penembakan di Filipina

 

Terduga pelaku penembakan telah ditangkap. Dia diduga terlibat dalam sengketa hukum dengan Furigay.

Penembakan di sekolah dan universitas jarang terjadi di Filipina, tetapi pembunuhan terhadap politisi cukup sering terjadi.

Penembakan itu terjadi di Universitas Ateneo de Manila, dalam sebuah acara untuk mahasiswa hukum dan keluarga mereka.Furigay adalah walikota Lamitan, sebuah kota di selatan Filipina yang bergolak.

 Namun polisi menunjuk pada "sejarah panjang" tersangka dalam perselisihan dengan Furigay. 

Asistennya dan salah satu penjaga keamanan universitas juga tewas dalam serangan itu.

Polisi mengatakan putri Furigay dalam kondisi stabil di rumah sakit.

Alexander Gesmundo, hakim agung Filipina, sedang dalam perjalanan untuk berbicara pada upacara tersebut beberapa saat sebelum penembakan.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan polisi akan "menyelidiki pembunuhan ini secara menyeluruh dan cepat dan membawa semua yang terlibat ke pengadilan". 

 Tersangka, yang tidak memiliki kerabat saat wisuda, juga berasal dari kota Lamitan di provinsi Basilan, kubu Abu Sayyaf, sebuah kelompok ekstremis yang dikenal karena bandit dan penculikannya.

Walikota Quezon Joy Belmonte mengutuk serangan itu. 

“Insiden semacam ini tidak memiliki tempat di masyarakat kita dan harus dikutuk ke tingkat tertinggi,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Di negara Asia Tenggara, insiden penembakan terjadi secara sporadis, dengan pemilik harus memiliki izin untuk membawa senjata di tempat umum. 

Petugas keamanan swasta di Filipina membawa pistol atau senapan, dan senjata api adalah pemandangan umum di pusat perbelanjaan, kantor, bank, restoran dan bahkan sekolah.

Sebelumnya, penembakan yang terjadi di sebuah kampus terjadi juga di Amerika Serikat. 

Dua orang tewas dan seorang lagi cedera pada Rabu (4/5) setelah penembakan di dekat sebuah universitas swasta di California Selatan, lapor media lokal yang mengutip pernyataan polisi.

Kejadian terjadi di blok 11000 Pierce Street di City of Riverside di mana petugas menemukan dua orang dengan luka tembak setelah laporan penembakan di daerah dekat Universitas La Sierra.

KABC-TV, stasiun unggulan West Coast dari jaringan televisi ABC turut melaporkan kejadian tersebut.

Satu orang tewas di tempat kejadian. Yang lainnya dikirim ke rumah sakit.

Beberapa menit kemudian, petugas diturunkan di jalan bebas hambatan terdekat dan menemukan orang lain tertembak beberapa kali, yang dilarikan ke rumah sakit tetapi kemudian meninggal, kata laporan itu.

Keadaan di sekitar lokasi penembakan itu tidak segera diketahui. Detektif perampokan dan pembunuhan bersama dengan spesialis forensik telah memulai penyelidikan mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025