Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Seorang Mantan Walikota Ikut Jadi Korban Tewas dalam Penembakan di Filipina

 

Terduga pelaku penembakan telah ditangkap. Dia diduga terlibat dalam sengketa hukum dengan Furigay.

Penembakan di sekolah dan universitas jarang terjadi di Filipina, tetapi pembunuhan terhadap politisi cukup sering terjadi.

Penembakan itu terjadi di Universitas Ateneo de Manila, dalam sebuah acara untuk mahasiswa hukum dan keluarga mereka.Furigay adalah walikota Lamitan, sebuah kota di selatan Filipina yang bergolak.

 Namun polisi menunjuk pada "sejarah panjang" tersangka dalam perselisihan dengan Furigay. 

Asistennya dan salah satu penjaga keamanan universitas juga tewas dalam serangan itu.

Polisi mengatakan putri Furigay dalam kondisi stabil di rumah sakit.

Alexander Gesmundo, hakim agung Filipina, sedang dalam perjalanan untuk berbicara pada upacara tersebut beberapa saat sebelum penembakan.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan polisi akan "menyelidiki pembunuhan ini secara menyeluruh dan cepat dan membawa semua yang terlibat ke pengadilan". 

 Tersangka, yang tidak memiliki kerabat saat wisuda, juga berasal dari kota Lamitan di provinsi Basilan, kubu Abu Sayyaf, sebuah kelompok ekstremis yang dikenal karena bandit dan penculikannya.

Walikota Quezon Joy Belmonte mengutuk serangan itu. 

“Insiden semacam ini tidak memiliki tempat di masyarakat kita dan harus dikutuk ke tingkat tertinggi,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Di negara Asia Tenggara, insiden penembakan terjadi secara sporadis, dengan pemilik harus memiliki izin untuk membawa senjata di tempat umum. 

Petugas keamanan swasta di Filipina membawa pistol atau senapan, dan senjata api adalah pemandangan umum di pusat perbelanjaan, kantor, bank, restoran dan bahkan sekolah.

Sebelumnya, penembakan yang terjadi di sebuah kampus terjadi juga di Amerika Serikat. 

Dua orang tewas dan seorang lagi cedera pada Rabu (4/5) setelah penembakan di dekat sebuah universitas swasta di California Selatan, lapor media lokal yang mengutip pernyataan polisi.

Kejadian terjadi di blok 11000 Pierce Street di City of Riverside di mana petugas menemukan dua orang dengan luka tembak setelah laporan penembakan di daerah dekat Universitas La Sierra.

KABC-TV, stasiun unggulan West Coast dari jaringan televisi ABC turut melaporkan kejadian tersebut.

Satu orang tewas di tempat kejadian. Yang lainnya dikirim ke rumah sakit.

Beberapa menit kemudian, petugas diturunkan di jalan bebas hambatan terdekat dan menemukan orang lain tertembak beberapa kali, yang dilarikan ke rumah sakit tetapi kemudian meninggal, kata laporan itu.

Keadaan di sekitar lokasi penembakan itu tidak segera diketahui. Detektif perampokan dan pembunuhan bersama dengan spesialis forensik telah memulai penyelidikan mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini