Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Kemenag Distribusikan Beasiswa Sarjana-Pascasarjana untuk 1.540 Mahasiswa Hindu

 


Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) Kementerian Agama (Kemenag) mendistribusikan 1.540 beasiswa bagi mahasiswa Hindu di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Plt Dirjen Bimas Hindu Komang Sri Marheni mengatakan terdapat sembilan jenis beasiswa yang didistribusikan oleh Ditjen Bimas Hindu pada tahun 2022. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa Strata-1 (S1), Strata-2 (S2), dan Strata-3 (S3).

Marheni menambahkan, selain menargetkan mahasiswa, program beasiswa ini juga menyasar guru dan dosen Hindu. Dia berharap kebijakan ini dapat berdampak pada peningkatan kualitas Pendidikan Agama Hindu di Indonesia.

"Ada beasiswa khusus untuk guru dan dosen Hindu, karena ada banyak tenaga pengajar kita yang masih perlu upgrade kualifikasi agar kualitas pendidikan Hindu semakin baik," ujar Marheni dikutip dari siaran persnya, Kamis (28/7/2022).

Dia menyampaikan pemberian beasiswa ini diharapkan dapat menjawab permasalahan kekurangan guru agama Hindu. Pasalnya, kata Marheni, hal ini menjadi permasalahan krusial yang tengah dihadapi umat Hindu.

"Lulusan penerima beasiswa ini kita harapkan nanti dapat kembali ke daerah untuk mengabdi memberikan pengajaran agama Hindu. Khususnya, di wilayah-wilayah yang kekurangan guru agama Hindu," jelas dia.

Pengajuan pada tahun 2022 untuk beasiswa S2 dan S3 dilakukan melalui Ditjen Bimas Hindu. Sementara, beasiswa S1 diajukan melalui Perguruan Tinggi Hindu yang di bawah binaan Kementerian Agama RI.

Adapun sembilan jenis beasiswa yang didistribusikan, meliputi:

1. Prestasi Akademik pada PTKH Swasta;

2. Beasiswa KIP Kuliah;

3. Beasiswa Bidikmisi pada PTKH Swasta;

4. Beasiswa S2 bagi Calon Dosen;

5. Beasiswa S2 bagi Mahasiswa Lulusan S1 Cumlaude di Lingkungan PTKH;

6. Beasiswa S3 bagi Dosen di Lingkungan PTKH dan PTU;

7. Beasiswa S1 Guru Agama Hindu Non-PNS;

8. Beasiswa S2 Guru Agama Hindu Non-PNS dan;

9. Beasiswa S2 Utama Widya Pasraman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)