Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Saksi Ungkap Kronologi Ledakan Bom di Rumah Wakil Ketua KPK


PT.Bestprofit - Tetangga Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarief mengaku sudah mendengar suara mencurigakan pada Rabu (9/1) dini hari tadi. Namun keberadaan benda diduga bom molotov itu baru diketahui pada pagi harinya.

Suwarni (59), saksi dari kejadian ini, bercerita pada pukul 5 pagi tadi sedang berjualan kue di dekat rumah Laode. Ia baru sadar ada benda mencurigakan saat sopir Laode tiba di kediaman majikannya di Jalan Kalibata Selatan No 42C, Pancoran, Jakarta.

Ketika itu, asisten rumah tangga Laode memberitahukan sang sopir bahwa ada botol mencurigakan di depan garasi rumah.


"Enggak lama Pak Laode dan istrinya keluar, cuma lihat aja keluar," ujar Suwarni.
Dari laporan yang sudah dibenarkan oleh kepolisian, kejadian nahas ini sudah terdeteksi sejak pukul 1.00 WIB. Hal ini terbukti dari rekaman CCTV rumah yang merekam orang mencurigakan tampak berada di depan kediaman Laode pagi dini hari itu.

Anita (39), anak dari Suwarni, yang saat itu berada di rumahnya mengaku mendengar suara tak lazim di sekitar rumah Laode. Hanya saja, dia memutuskan tidak menengok sumber suara janggal tadi.

"Dengar tengah malam kayak ada botol kaca. Bunyinya seperti botol pecah. Lalu ada bunyi 'bluk'," tutur Anita.
Anita juga mengaku ada suara motor setelah bunyi botol pecah tadi. Suara motor itu terdengar cukup keras menjauh dari sumber bunyi.

"Sember gitu suara motornya, kenceng, ngebut, ngegas," ujarnya.
Polisi baru mendatangi kediaman Laode pada pukul 7 pagi. Mereka mengamankan satu botol mencurigakan berisi spiritus dan sumbu.

Dari kejadian ini, dinding rumah depan garasi hingga dinding balkon rumah Laode terbakar. Warna hitam pekat menyelimuti dinding selayaknya bekas bakar tampak jelas.


Saat ini, pihak Laode maupun keluarganya belum memberikan pernyataan. Sementara itu polisi sudah turun mengamankan situasi di sekitar lokasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini