Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Saksi Ungkap Kronologi Ledakan Bom di Rumah Wakil Ketua KPK


PT.Bestprofit - Tetangga Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarief mengaku sudah mendengar suara mencurigakan pada Rabu (9/1) dini hari tadi. Namun keberadaan benda diduga bom molotov itu baru diketahui pada pagi harinya.

Suwarni (59), saksi dari kejadian ini, bercerita pada pukul 5 pagi tadi sedang berjualan kue di dekat rumah Laode. Ia baru sadar ada benda mencurigakan saat sopir Laode tiba di kediaman majikannya di Jalan Kalibata Selatan No 42C, Pancoran, Jakarta.

Ketika itu, asisten rumah tangga Laode memberitahukan sang sopir bahwa ada botol mencurigakan di depan garasi rumah.


"Enggak lama Pak Laode dan istrinya keluar, cuma lihat aja keluar," ujar Suwarni.
Dari laporan yang sudah dibenarkan oleh kepolisian, kejadian nahas ini sudah terdeteksi sejak pukul 1.00 WIB. Hal ini terbukti dari rekaman CCTV rumah yang merekam orang mencurigakan tampak berada di depan kediaman Laode pagi dini hari itu.

Anita (39), anak dari Suwarni, yang saat itu berada di rumahnya mengaku mendengar suara tak lazim di sekitar rumah Laode. Hanya saja, dia memutuskan tidak menengok sumber suara janggal tadi.

"Dengar tengah malam kayak ada botol kaca. Bunyinya seperti botol pecah. Lalu ada bunyi 'bluk'," tutur Anita.
Anita juga mengaku ada suara motor setelah bunyi botol pecah tadi. Suara motor itu terdengar cukup keras menjauh dari sumber bunyi.

"Sember gitu suara motornya, kenceng, ngebut, ngegas," ujarnya.
Polisi baru mendatangi kediaman Laode pada pukul 7 pagi. Mereka mengamankan satu botol mencurigakan berisi spiritus dan sumbu.

Dari kejadian ini, dinding rumah depan garasi hingga dinding balkon rumah Laode terbakar. Warna hitam pekat menyelimuti dinding selayaknya bekas bakar tampak jelas.


Saat ini, pihak Laode maupun keluarganya belum memberikan pernyataan. Sementara itu polisi sudah turun mengamankan situasi di sekitar lokasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025