Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Google Rogoh Kocek Rp300 Miliar Lobi Regulator AS


PT.Bestprofit - Induk Google, Alphabet mengungkapkan bahwa perusahaan telah merogoh kocek hingga US$21,2 juta untuk melobi pemerintah Amerika Serikat pada 2018 silam.

Jumlah ini melampaui uang yang pernah dikeluarkan pada 2012 sebesar US$18,22 juta. Saat itu, perusahaan raksasa teknologi sedang memperluas praktek bisnisnya.

Dilansir dari Reuters, hal tersebut dipaparkan perusahaan pada pemaparan Triwulanan. Selain Google, Facebook pun mengungkapkan dalam kongres bahwa telah menghabiskan lebih banyak dana untuk melobi pemerintah pada 2018.
Jumlah yang mereka keluarkan lebih banyak daripada yang pernah mereka keluarkan sebelumnya. Pada 2018 mereka mengeluarkan US$12,62 juta. Naik dari US$11,51 juta pada setahun lalu.


Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Jumlah ini dilacak oleh Center for Responsive Politics. Namun, Google dan Facebook menolak memberikan komentar di luar arsip mereka.

Regulator dan pembuat undang-undang AS telah menimbang aturan privasi dan antimonopoli baru.
Aturan baru ini untuk mengendalikan kekuatan penyedia layanan internet besar seperti Google, Facebook, dan Amazon inc.
Regulasi ini memunculkan kekhawatiran bagi investor teknologi.

Selain Facebook dan Google, Microsoft Corp menghabiskan US$9,52 juta untuk lobi regulator pada 2018. Apple Inc menghabiskan US$6,62 juta tahun lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini