Prospek Saham Rumah Sakit di 2026: Cek Pendorong Kinerja & Tantangan Tersembunyi

  Prospek emiten sektor rumah sakit pada tahun 2026 diperkirakan tetap cerah seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan ekspansi jaringan rumah sakit yang masih berlanjut. Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, peningkatan volume pasien, baik dari segmen BPJS maupun pasien privat, akan menjadi pendorong utama kinerja sektor ini.  Selain itu, ekspansi rumah sakit turut meningkatkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). “Peningkatan volume pasien serta ekspansi akan mengerek tingkat keterisian tempat tidur (BOR). Hal ini langsung mendongkrak margin profitabilitas dan laba,” ujar Wafi kepad...

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.754 Per Dolar AS Hari Ini (19/11)

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot bergerak tipis dan melemah di awal perdagangan hari ini. Rabu (19/11/2025), rupiah dibuka di level Rp 16.754 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah tipis 0,02% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.751 per dolar AS. 

Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,24%.

Selanjutnya, dolar Hongkong dan dolar Taiwan yang sama-sama terkoreksi 0,07%. Disusul, dolar Singapura yang tertekan 0,06%.

Berikutnya ada yuan China tergelincir 0,05% dan baht Thailand melemah tipis 0,01% di pagi ini.

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,28%.

Kemudian ada peos Filipina yang naik 0,13% dan yen Jepang yang terlihat menguat tipis terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025