Prospek Saham Rumah Sakit di 2026: Cek Pendorong Kinerja & Tantangan Tersembunyi

  Prospek emiten sektor rumah sakit pada tahun 2026 diperkirakan tetap cerah seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan ekspansi jaringan rumah sakit yang masih berlanjut. Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, peningkatan volume pasien, baik dari segmen BPJS maupun pasien privat, akan menjadi pendorong utama kinerja sektor ini.  Selain itu, ekspansi rumah sakit turut meningkatkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). “Peningkatan volume pasien serta ekspansi akan mengerek tingkat keterisian tempat tidur (BOR). Hal ini langsung mendongkrak margin profitabilitas dan laba,” ujar Wafi kepad...

Isu Merger dengan Grab Mencuat, Saham GOTO Melesat 8,20%

 

Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terpantau melejit di tengah isu merger antara emiten tersebut dengan Grab.

Berdasarkan pantauan Kontan, harga saham GOTO naik 8,20% atau 5 poin ke level Rp 66 per saham pada Senin (10/11) pukul 11.59 wib. Dalam sepekan terakhir, harga saham GOTO juga melesat 11,86%. 

Namun, sejak awal tahun, harga saham emiten ride hauling dan e-commerce ini masih terkoreksi 7,04% year to date (ytd).

Kenaikan harga saham ini terjadi di tengah isu merger antara GOTO dengan Grab. Bahkan, pihak istana juga telah mengkonfirmasi rencana merger dua perusahaan aplikasi ojek online tersebut.

Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut, rencana bisnis ini akan melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantar (BPI Danantara). Hanya saja, belum ada penjelasan lebih rinci terkait peran Danantara dalam merger GOTO dan Grab.

Yang terang, keterlibatan pemerintah disebabkan dua entitas usaha ini menjadi salah satu penyedia lapangan kerja dan berpengaruh besar dalam hajat hidup masyarakat Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025