Prospek Saham Rumah Sakit di 2026: Cek Pendorong Kinerja & Tantangan Tersembunyi

  Prospek emiten sektor rumah sakit pada tahun 2026 diperkirakan tetap cerah seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan ekspansi jaringan rumah sakit yang masih berlanjut. Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, peningkatan volume pasien, baik dari segmen BPJS maupun pasien privat, akan menjadi pendorong utama kinerja sektor ini.  Selain itu, ekspansi rumah sakit turut meningkatkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). “Peningkatan volume pasien serta ekspansi akan mengerek tingkat keterisian tempat tidur (BOR). Hal ini langsung mendongkrak margin profitabilitas dan laba,” ujar Wafi kepad...

Asing Net Buy Saat IHSG Terkoreksi, Cek Saham yang Banyak Diborong, Selasa (18/11)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah setelah dibuka menguat pada perdagangan awal pekan lalu.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terkoreksi 0,65% atau terpangkas 54,95 poin ke level 8.361,92 pada penutupan perdagangan, Selasa (18/11/2025).

Kemarin, IHSG tertekan penurunan 10 indeks sektoral dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang turun paling dalam adalah energi 2,22%, disusul barang konsumer non primer 1,61%, barang baku 1,32%, perindustrian 1,12%, transportasi 0,78%.

Kemudian sektor teknologi urun 0,65%, Kesehatan 0,60^, infrastruktur 0,36%, barang konsumer primer 0,33% dan keuangan 0,21%. Hanya sectkr properti dan real estate yang menguat 2,40%.

IHSG Hari Ini Melemah, 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi 18 November 2025

© 2025 Konten oleh Kontan

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 40,56 miliar dengan nilai transaksi Rp 19,48 triliun. Ada 418 saham yang menguat, 230 saham yang melemah dan 162 saham yang stagnan.

Meskipun IHSG terkoreksi, tapi investor asing  mencatat net buy sebesar Rp 281,30 miliar di seluruh pasar kemarin. Cermati saham yang banyak asing kemarin.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Selasa:

1. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 544,83 miliar
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 256,63 miliar
3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 117,6 miliar
4. PT Barito Renewabels Energy Tbk (BREN) Rp 74,35 miliar
5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 58,11 miliar
6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 48,38 miliar
7. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 40,31 miliar
8. PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp 361,2 miliar
9. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 32,04 miliar
10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) RP 24,02 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025