Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Asing Net Buy Saat IHSG Terkoreksi, Cek Saham yang Banyak Diborong, Selasa (18/11)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah setelah dibuka menguat pada perdagangan awal pekan lalu.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terkoreksi 0,65% atau terpangkas 54,95 poin ke level 8.361,92 pada penutupan perdagangan, Selasa (18/11/2025).

Kemarin, IHSG tertekan penurunan 10 indeks sektoral dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang turun paling dalam adalah energi 2,22%, disusul barang konsumer non primer 1,61%, barang baku 1,32%, perindustrian 1,12%, transportasi 0,78%.

Kemudian sektor teknologi urun 0,65%, Kesehatan 0,60^, infrastruktur 0,36%, barang konsumer primer 0,33% dan keuangan 0,21%. Hanya sectkr properti dan real estate yang menguat 2,40%.

IHSG Hari Ini Melemah, 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi 18 November 2025

© 2025 Konten oleh Kontan

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 40,56 miliar dengan nilai transaksi Rp 19,48 triliun. Ada 418 saham yang menguat, 230 saham yang melemah dan 162 saham yang stagnan.

Meskipun IHSG terkoreksi, tapi investor asing  mencatat net buy sebesar Rp 281,30 miliar di seluruh pasar kemarin. Cermati saham yang banyak asing kemarin.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Selasa:

1. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 544,83 miliar
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 256,63 miliar
3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 117,6 miliar
4. PT Barito Renewabels Energy Tbk (BREN) Rp 74,35 miliar
5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 58,11 miliar
6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 48,38 miliar
7. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 40,31 miliar
8. PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp 361,2 miliar
9. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 32,04 miliar
10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) RP 24,02 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia