Prospek Saham Rumah Sakit di 2026: Cek Pendorong Kinerja & Tantangan Tersembunyi

  Prospek emiten sektor rumah sakit pada tahun 2026 diperkirakan tetap cerah seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan ekspansi jaringan rumah sakit yang masih berlanjut. Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, peningkatan volume pasien, baik dari segmen BPJS maupun pasien privat, akan menjadi pendorong utama kinerja sektor ini.  Selain itu, ekspansi rumah sakit turut meningkatkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). “Peningkatan volume pasien serta ekspansi akan mengerek tingkat keterisian tempat tidur (BOR). Hal ini langsung mendongkrak margin profitabilitas dan laba,” ujar Wafi kepad...

Rupiah Berpeluang Kembali Melemah, Simak Sentimen untuk Hari Ini (4/11)

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot diproyeksi masih melemah pada perdagangan hari ini (4/11/2025). Kombinasi sentimen eksternal dan internal jadi penopang pergerakan rupiah untuk hari ini.

Sekedar mengingatkan, rupiah ditutup melemah 0,27% ke Rp 16.676 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, terdapat sentimen eksternal dan internal yang dapat menggerakkan mata uang Garuda.

Pasalnya, dolar AS masih terus menguat oleh kesepakatan baru antara AS-China.

Sementara dari domestik, rupiah masih berpeluang tertekan oleh prospek kebijakan longgar BI dan pemerintah.

"Apabila data aktivitas manufaktur AS naik, dolar AS masih berpotensi kembali menguat," ujar Lukman.

Oleh karena itu, Lukman memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.600-Rp 16.750 per dolar AS pada Selasa (4/11/2025).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025