Prospek Saham Rumah Sakit di 2026: Cek Pendorong Kinerja & Tantangan Tersembunyi

  Prospek emiten sektor rumah sakit pada tahun 2026 diperkirakan tetap cerah seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan ekspansi jaringan rumah sakit yang masih berlanjut. Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, peningkatan volume pasien, baik dari segmen BPJS maupun pasien privat, akan menjadi pendorong utama kinerja sektor ini.  Selain itu, ekspansi rumah sakit turut meningkatkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). “Peningkatan volume pasien serta ekspansi akan mengerek tingkat keterisian tempat tidur (BOR). Hal ini langsung mendongkrak margin profitabilitas dan laba,” ujar Wafi kepad...

Dana Asing Masuk Pasar Modal RI, Cek Saham Net Buy & Net Sell Terbesar dalam Sepekan

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan sepanjang pekan ini.

Pada perdagangan Jumat (14/11/2025), IHSG terkoreksi tipis 0,02% sehingga membuat IHSG turun 0,29% ke level 8.370,43 sepekan terakhir.

Sepanjang perdagangan Jumat IHSG menyentuh level terendah 8.360 dan level tertinggi 8.417 dengan kapitalisasi pasar Rp 15.346 triliun.

IHSG tertekan sembilan dari 11 sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat. Sektor yang turun paling dalam antara lain ektor perindustrian 1,76%, disusul Kesehatan 1,49%, dan barang konsumer non primer 1,09%.

Sementara sektor yang menguat adalah infrastruktur 1,18% dan transportasi 1,15%.

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 43,61 miliar dengan nilai transaksi Rp 20,09 triliun. 

Ada 458 saham yang turun, 221 saham yang naik dan 136 saham yang stagnan.

Adapun dalam sepekan terakhir investor asing membukukan net buy jumbo Rp 4,83 triliun di seluruh pasar.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing dalam sepekan

1. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 1,21 triliun
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 530,47 miliar
3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 508,7 miliar
4. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) Rp 352,4 miliar
5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 331,22 miliar
6. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 215,7 miliar
7. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 206,63 miliar
8. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 164,36 miliar
9. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 147,17 miliar
10. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 143,66 miliar

Dana Asing Mengalir Masuk: IHSG Diramal Tembus 8.350

© 2025 Konten oleh Kontan

Di tengah masuknya arus modal asing di pasar modal Indonesia, investor asing juga tercatat banyak menjual saham-saham ini selama sepekan terakhir.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing dalam sepekan:

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 464,97 miliar
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 255,2 miliar
3. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 176,05 miliar
4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 162,39 milair
5. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 151,58 miliar
6. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 118,48 miliar
7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 111,91 miliar
8. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 90,38 miliar
9. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 77,84 miliar
10. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) RP 77,04 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025