Harga Minyak Rebound, Kebijakan AS ke Venezuela Jadi Kunci

  Harga minyak rebound pada perdagangan Kamis (8/1/2026) pagi, setelah anjlok kemarin. Pukul 07.20 WIB, harga minyak West Texas Intermediate ( WTI ) untuk pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange berada di level US$ 56,32 per barel, naik 0,59% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 55,99 per barel. Mengutip Bloomberg , harga minyak naik karena para pedagang mencerna lebih banyak langkah dari AS terkait Venezuela , termasuk rencana untuk mengontrol penjualan minyak di masa mendatang tanpa batas waktu, dan penyitaan dua kapal tanker yang dikenai sanksi. Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan, awalnya AS akan menawarkan minyak mentah yang disimpan, dan kemudian menjual pasokan Venezuela. Departemen Energi mengatakan minyak sedang dipasarkan. Perusahaan minyak negara Venezuela dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Washington mengenai penjualan minyak mentah melalui kerangka kerja yang mirip dengan kesepakatan den...

Bursa Asia Bervariasi, Indeks Nikkei 225 Melemah di Pagi Ini (17/11)

 

Bursa Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan pagi hari ini. Senin (17/11/2025) pukul 08.23 WIB, indeks Nikkei 225 anjlok 0,52% ke 50.115,71. Sejalan, Indeks Hang Seng dibuka melemah 0,49% ke 26.441,7.

Sementara itu, indeks Taiex terlihat menguat 0,89% menjadi 27.641,16 dan indeks Kospi melonjak 1,62% ke 4.076,54. Sementara itu, indeks ASX 200 melemah 0,13% ke 8.623,7.

Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,23% ke 4.535,79 dan FTSE Malay KLCI naik 0,14% ke 1.627,98. 

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan beragam karena investor menantikan serangkaian data ekonomi regional.

Di mana, pelaku pasar juga akan mencermati data pertumbuhan ekonomi Thailand di kuartal III-2025 dan neraca perdagangan Singapura di kemudian hari.

Pada Jumat (14/11/2025), indeks Nasdaq Composite rebound karena investor memborong saham-saham teknologi utama, sehari setelah grup tersebut memimpin Wall Street ke hari terburuknya dalam lebih dari sebulan.

Indeks Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 0,13% dan ditutup pada level 22.900,59, mengakhiri penurunan tiga hari berturut-turut. 

Sedangkan, indeks S&P 500 ditutup mendekati garis datar, turun hanya 0,05% di level 6.734,11, dan indeks Dow Jones Industrial Average turun 309,74 poin, atau 0,65%, dan ditutup pada level 47.147,48.

Ketiga indeks tersebut bangkit kembali secara signifikan dari level terendah mereka di awal hari, yang membuat Nasdaq dan S&P 500 masing-masing turun 1,9% dan sekitar 1,4%. Dow Jones telah turun hampir 600 poin, atau sekitar 1,3%.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Analis untuk Senin (3/3) Usai IHSG Terjun ke 6.270