Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Aplikasi Kripto KinI Jadi Ekosistem, Memadukan Teknologi dan Investasi

 

Industri aset digital bergerak menuju integrasi yang lebih luas antara teknologi, keuangan dan gaya hidup. Platform perdagangan kini menjadi ekosistem yang memadukan inovasi teknologi dengan akses ke berbagai jenis investasi.

Berbagai platform berupaya memenangkan persaingan di era yang baru ini. Maka, exchanger kripto, Bitget menunjuk Ignacio Aguirre Franco sebagai Chief Marketing Officer (CMO). Ignacio memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang teknologi, fintech, dan blockchain dengan latar belakang di engineering dan pemasaran.

Sebelum bergabung dengan Bitget, ia pernah menduduki posisi senior di Adobe, SAP, Scorechain, dan Xapo Bank. Ia berperan dalam pengembangan produk global serta perluasan basis pengguna.

Di Bitget, Ignacio akan memimpin strategi pemasaran global untuk memperkuat arah baru perusahaan tersebut sebagai exchange universal (UEX). Ini adalah platform yang tidak hanya melayani perdagangan aset kripto,  juga memungkinkan transaksi saham global. Fokus utamanya mencakup peningkatan keterlibatan pengguna, penyederhanaan narasi produk, dan perluasan adopsi berbagai layanan.

“Selama ini, dunia keuangan masih terpecah dan penuh batasan. Saya membantu menghapus batasan-batasan itu agar lebih banyak orang dapat berpartisipasi,” ujar Ignacio dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (12/11). 

CEO Bitget, Gracy Chen berharap, kehadiran Ignacio akan memperkuat langkahdalam menghubungkan inovasi, keamanan, dan kepercayaan pengguna. Bitget juga terus mengembangkan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dengan LaLiga, MotoGP, dan festival musik Untold. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia