Harga Minyak Rebound, Kebijakan AS ke Venezuela Jadi Kunci

  Harga minyak rebound pada perdagangan Kamis (8/1/2026) pagi, setelah anjlok kemarin. Pukul 07.20 WIB, harga minyak West Texas Intermediate ( WTI ) untuk pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange berada di level US$ 56,32 per barel, naik 0,59% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 55,99 per barel. Mengutip Bloomberg , harga minyak naik karena para pedagang mencerna lebih banyak langkah dari AS terkait Venezuela , termasuk rencana untuk mengontrol penjualan minyak di masa mendatang tanpa batas waktu, dan penyitaan dua kapal tanker yang dikenai sanksi. Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan, awalnya AS akan menawarkan minyak mentah yang disimpan, dan kemudian menjual pasokan Venezuela. Departemen Energi mengatakan minyak sedang dipasarkan. Perusahaan minyak negara Venezuela dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Washington mengenai penjualan minyak mentah melalui kerangka kerja yang mirip dengan kesepakatan den...

Aplikasi Kripto KinI Jadi Ekosistem, Memadukan Teknologi dan Investasi

 

Industri aset digital bergerak menuju integrasi yang lebih luas antara teknologi, keuangan dan gaya hidup. Platform perdagangan kini menjadi ekosistem yang memadukan inovasi teknologi dengan akses ke berbagai jenis investasi.

Berbagai platform berupaya memenangkan persaingan di era yang baru ini. Maka, exchanger kriptoBitget menunjuk Ignacio Aguirre Franco sebagai Chief Marketing Officer (CMO). Ignacio memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang teknologi, fintech, dan blockchain dengan latar belakang di engineering dan pemasaran.

Sebelum bergabung dengan Bitget, ia pernah menduduki posisi senior di Adobe, SAP, Scorechain, dan Xapo Bank. Ia berperan dalam pengembangan produk global serta perluasan basis pengguna.

Di Bitget, Ignacio akan memimpin strategi pemasaran global untuk memperkuat arah baru perusahaan tersebut sebagai exchange universal (UEX). Ini adalah platform yang tidak hanya melayani perdagangan aset kripto,  juga memungkinkan transaksi saham global. Fokus utamanya mencakup peningkatan keterlibatan pengguna, penyederhanaan narasi produk, dan perluasan adopsi berbagai layanan.

“Selama ini, dunia keuangan masih terpecah dan penuh batasan. Saya membantu menghapus batasan-batasan itu agar lebih banyak orang dapat berpartisipasi,” ujar Ignacio dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (12/11). 

CEO Bitget, Gracy Chen berharap, kehadiran Ignacio akan memperkuat langkahdalam menghubungkan inovasi, keamanan, dan kepercayaan pengguna. Bitget juga terus mengembangkan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dengan LaLiga, MotoGP, dan festival musik Untold

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Analis untuk Senin (3/3) Usai IHSG Terjun ke 6.270