Prospek Saham Rumah Sakit di 2026: Cek Pendorong Kinerja & Tantangan Tersembunyi

  Prospek emiten sektor rumah sakit pada tahun 2026 diperkirakan tetap cerah seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan ekspansi jaringan rumah sakit yang masih berlanjut. Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, peningkatan volume pasien, baik dari segmen BPJS maupun pasien privat, akan menjadi pendorong utama kinerja sektor ini.  Selain itu, ekspansi rumah sakit turut meningkatkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). “Peningkatan volume pasien serta ekspansi akan mengerek tingkat keterisian tempat tidur (BOR). Hal ini langsung mendongkrak margin profitabilitas dan laba,” ujar Wafi kepad...

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan yang Layak Dilirik untuk Hari Ini (20/11)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali sumringah setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur pada Rabu (19/11/2025).

Pada akhir perdagangan Rabu (19/11/2025), IHSG ditutup menguat 0,53% atau naik 44,65 poin ke level 8.406,57. Penguatan indeks juga disertai dengan net buy asing senilai Rp 813 miliar.

Untuk perdagangan Kamis (20/11/2025), Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksikan IHSG bakal melanjutkan penguatannya hari ini, usai BI menahan suku bunga acuan sesuai dengan ekspektasi.

"Level support IHSG di rentang 8.300-8.350 dan resistance 8.450-8.470," kata Fanny dalam risetnya, Kamis (20/11/2025).

Berikut ulasan lengkap rekomendasi saham BUMI, INET, BREN, PANI, CMRY dan TINS untuk perdagangan hari ini, antara lain:

1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

  • Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 224-Rp 228, cutloss di bawah Rp 220. Target terdekat di Rp 232-Rp 236.

2. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET

  • Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 535–Rp 545, cutloss di bawah Rp 525. Target terdekat di Rp 555–Rp 585.

3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)

  • Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 9.600–Rp 9.650, cutloss di bawah Rp 9.550. Target terdekat di Rp 9.725–Rp 9.825.

4. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)

  • Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 13.900–Rp 14.000, cutloss di bawah Rp 13.725. Target terdekat di Rp 14.175–Rp 14.500.

5. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)

  • Rekomendasi: Buy on weakness dengan area beli di Rp 6.050–Rp 6.100, cutloss di bawah Rp 6.025. Target terdekat di Rp 6.225–Rp 6.300.

6. PT Timah Tbk (TINS)

  • Rekomendasi: Speculative buy dengan area beli di Rp 3.100–Rp 3.110, cutloss di bawah Rp 3.040. Target terdekat di Rp 3.180–Rp 3.230.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025