BEI Suspensi Saham EKAD, TMPO, dan PACK Usai Naik Ratusan Persen dalam Sebulan

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham tiga emiten, yakni PT Ekadharma International Tbk (EKAD), PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), mulai perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Suspensi dilakukan setelah harga kumulatif ketiga saham tersebut mengalami peningkatan ratusan persen dalam beberapa waktu terakhir. Saham EKAD misalnya mencatat kenaikan harga sebesar 39,74% dalam lima hari perdagangan, sehingga berada di level Rp 422 per saham. Dalam periode satu bulan, saham EKAD bahkan telah melonjak 152,69%. Sementara itu, saham PACK tercatat naik 40,36% dalam lima hari hingga mencapai Rp 466 per saham. Dalam sebulan, saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk tersebut telah menguat 108,04%. Baca Juga: Permintaan Menguat, Cermati Prospek dan Rekomendasi Saham Industri Semen Adapun saham TMPO mencatat kenaikan paling tinggi dalam periode lima hari, yakni sebesar 48,24%, dengan harga berada di level Rp 252 pe...

Analisa Teknikal AUDUSD 20 November 2018

PT.Bestprofit - Secara teknikal, saya melihat pair AUDUSD ini sudah memasuki posisi harga yang masih layak untuk diperhitungkan titik entry nya.

Mari simak gambar chart pair AUDUSD 4 Jam Time Frame berikut sebelum kita menganalisa :








Mari kita analisa menggunakan analisa Price Action (Tekanan Trader), Dalam trend market tampak AUDUSD masih dalam kondisi Bullish / Uptrend, namun kita juga harus mengantisipasi pembalikan trend bila harga menembus Support area di atas dan juga konsolidasi harga.

Dalam histori candle, kita dapat mencari peluang entry Buy, namun agar lebih objektif, saya akan menyajikan analisa untuk entry buy atau sell.

Bila kita lihat pada gambar chart di atas, tekanan Buyer (panjang candle Hijau) perlahan menaikan harga tanpa dapat di lawan oleh tekanan Seller (panjang candle Merah) dan membentuk Higher Low.
Ini mengindikasikan masih para Buyer lah yang mendominasi pembentukan level-level harga tertentu. Namun, peluang Sell masih dapat kita temukan dalam pair AUDUSD ini.

Pada gambar, saya menentukan area Resistance melalui  garis diatas price (0.7323 – 0.7314), untuk area Support, kita dapat melihat melalui dua garis dibawah price  (0.7271 – 0.7264).

Berikut pilihan setup entry saya, dapat gunakan menyesuaikan gaya trading anda.
Setup entry saya ialah breakout opportunity,
bila harga close candle 4 Jam menembus Batas Atas Resistance Line (0.7323) maka bersiap mencari posisi Entry buy terbaik.
Bila harga close candle 4 jam menembus Batas Bawah Support Area (0.7264) , maka bersiap mencari posisi Entry sell terbaik.
Cut Loss bila harga Close Candle 4 Jam berada di  bawah batas bawah area resistance (<0.7314) untuk entry buy, dan di atas Batas Atas Support Area (>0.7271) untuk  entry sell. Dan lakukan risk ratio minimal 1:1.
Dan Setup Pullback untuk SELL posisi:
Area Pullback menggunakan area Resistance, bila harga Close Candle 4 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi SELL dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 4 Jam berada di atas batas atas area Pullback (>0.7323). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.
Dan Setup Pullback untuk BUY posisi:
Area Pullback menggunakan area Support, bila harga Close Candle 4 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi BUY dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 4 Jam berada di bawah batas bawah area Pullback (<0.7264). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.
Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, dan tetap waspada terhadap Fake Breakout Candle.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini