Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Analisa Teknikal AUDUSD 20 November 2018

PT.Bestprofit - Secara teknikal, saya melihat pair AUDUSD ini sudah memasuki posisi harga yang masih layak untuk diperhitungkan titik entry nya.

Mari simak gambar chart pair AUDUSD 4 Jam Time Frame berikut sebelum kita menganalisa :








Mari kita analisa menggunakan analisa Price Action (Tekanan Trader), Dalam trend market tampak AUDUSD masih dalam kondisi Bullish / Uptrend, namun kita juga harus mengantisipasi pembalikan trend bila harga menembus Support area di atas dan juga konsolidasi harga.

Dalam histori candle, kita dapat mencari peluang entry Buy, namun agar lebih objektif, saya akan menyajikan analisa untuk entry buy atau sell.

Bila kita lihat pada gambar chart di atas, tekanan Buyer (panjang candle Hijau) perlahan menaikan harga tanpa dapat di lawan oleh tekanan Seller (panjang candle Merah) dan membentuk Higher Low.
Ini mengindikasikan masih para Buyer lah yang mendominasi pembentukan level-level harga tertentu. Namun, peluang Sell masih dapat kita temukan dalam pair AUDUSD ini.

Pada gambar, saya menentukan area Resistance melalui  garis diatas price (0.7323 – 0.7314), untuk area Support, kita dapat melihat melalui dua garis dibawah price  (0.7271 – 0.7264).

Berikut pilihan setup entry saya, dapat gunakan menyesuaikan gaya trading anda.
Setup entry saya ialah breakout opportunity,
bila harga close candle 4 Jam menembus Batas Atas Resistance Line (0.7323) maka bersiap mencari posisi Entry buy terbaik.
Bila harga close candle 4 jam menembus Batas Bawah Support Area (0.7264) , maka bersiap mencari posisi Entry sell terbaik.
Cut Loss bila harga Close Candle 4 Jam berada di  bawah batas bawah area resistance (<0.7314) untuk entry buy, dan di atas Batas Atas Support Area (>0.7271) untuk  entry sell. Dan lakukan risk ratio minimal 1:1.
Dan Setup Pullback untuk SELL posisi:
Area Pullback menggunakan area Resistance, bila harga Close Candle 4 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi SELL dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 4 Jam berada di atas batas atas area Pullback (>0.7323). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.
Dan Setup Pullback untuk BUY posisi:
Area Pullback menggunakan area Support, bila harga Close Candle 4 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi BUY dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 4 Jam berada di bawah batas bawah area Pullback (<0.7264). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.
Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, dan tetap waspada terhadap Fake Breakout Candle.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?