BEI Suspensi Saham EKAD, TMPO, dan PACK Usai Naik Ratusan Persen dalam Sebulan

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham tiga emiten, yakni PT Ekadharma International Tbk (EKAD), PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), mulai perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Suspensi dilakukan setelah harga kumulatif ketiga saham tersebut mengalami peningkatan ratusan persen dalam beberapa waktu terakhir. Saham EKAD misalnya mencatat kenaikan harga sebesar 39,74% dalam lima hari perdagangan, sehingga berada di level Rp 422 per saham. Dalam periode satu bulan, saham EKAD bahkan telah melonjak 152,69%. Sementara itu, saham PACK tercatat naik 40,36% dalam lima hari hingga mencapai Rp 466 per saham. Dalam sebulan, saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk tersebut telah menguat 108,04%. Baca Juga: Permintaan Menguat, Cermati Prospek dan Rekomendasi Saham Industri Semen Adapun saham TMPO mencatat kenaikan paling tinggi dalam periode lima hari, yakni sebesar 48,24%, dengan harga berada di level Rp 252 pe...

Tangkal China, Jepang Kaji Pembelian 100 Jet Tempur Siluman AS

Tangkal China, Jepang Kaji Pembelian 100 Jet Tempur Siluman AS 
 Jet tempur F-35 (Foto: Getty Images)






PT.Bestprofit - Tokyo - Jepang tengah mempertimbangkan pembelian hingga 100 jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat seharga lebih dari US$ 8,8 miliar. Pertimbangan ini dilakukan seiring upaya Jepang untuk menangkal meningkatnya keberadaan militer China di wilayah tersebut.

Menurut harian Nikkei edisi malam seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/11/2018), Jepang telah setuju untuk membeli 42 jet tempur siluman F-35 dari AS dan kini tengah mengkaji pembelian hingga 100 unit F-35 lainnya, dengan nilai lebih dari 1 triliun yen (US$ 8,8 miliar).

Menurut harian bisnis tersebut, kabinet diperkirakan akan menyetujui rencana pembelian itu pada pertengahan Desember mendatang, saat pedoman program pertahanan negara dirilis.


Baca juga:


Atas pemberitaan ini, seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang menolak memberikan konfirmasi. Namun dikatakannya: "Semua hal yang berkaitan dengan pembelian tambahan saat ini tengah dalam pertimbangan."

Sebelumnya pada September lalu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump: "Memperkenalkan peralatan militer berkualitas tinggi, termasuk peralatan AS, adalah penting untuk memperkuat pertahanan Jepang."

Sumber pemerintah Jepang mengatakan kepada media Kyodo News, pemerintah Jepang juga tengah mempertimbangkan untuk memperbarui kapal induk helikopternya sehingga bisa mengangkut dan meluncurkan jet-jet tempur.



Ketika ditanya mengenai pembaruan kapal-kapal induk tersebut, Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya mengatakan kepada para wartawan: "Kita ingin menggunakannya untuk sebanyak mungkin tujuan."

Di bawah konstitusi pasifis Jepang, militer negara tersebut telah lama dibatasi untuk membela diri dan negara tersebut sangat bergantung pada AS di bawah aliansi keamanan bilateral.
sumber:detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini