18 Saham Dikeluarkan, Ini Daftar Saham BEI yang Bertahan Di Indeks MSCI

  Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan 18 saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari konstituen indeks. Lalu, saham apa saja yang masih menjadi penghuni indeks MSCI? MSCI resmi mengumumkan hasil index review periode Mei 2026 pada Rabu (13/5). Perubahan hasil review MSCI ini akan berlaku efektif mulai 1 Juni 2026 setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026. Dalam rebalancing terbaru tersebut, MSCI mengeluarkan sejumlah saham dari MSCI Global Standard Indexes maupun MSCI Small Cap Indexes. Meski demikian, masih banyak saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tetap bertahan sebagai konstituen indeks MSCI. Keberadaan saham dalam indeks MSCI biasanya menjadi perhatian investor karena berpotensi memengaruhi aliran dana asing, khususnya dari fund manager global yang menggunakan MSCI sebagai acuan investasi. Berikut sejumlah saham BEI yang masih menjadi anggota MSCI Global Standard Indexes setelah review Mei 2026: Sektor Perbankan - PT Bank Central Asi...

Tangkal China, Jepang Kaji Pembelian 100 Jet Tempur Siluman AS

Tangkal China, Jepang Kaji Pembelian 100 Jet Tempur Siluman AS 
 Jet tempur F-35 (Foto: Getty Images)






PT.Bestprofit - Tokyo - Jepang tengah mempertimbangkan pembelian hingga 100 jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat seharga lebih dari US$ 8,8 miliar. Pertimbangan ini dilakukan seiring upaya Jepang untuk menangkal meningkatnya keberadaan militer China di wilayah tersebut.

Menurut harian Nikkei edisi malam seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/11/2018), Jepang telah setuju untuk membeli 42 jet tempur siluman F-35 dari AS dan kini tengah mengkaji pembelian hingga 100 unit F-35 lainnya, dengan nilai lebih dari 1 triliun yen (US$ 8,8 miliar).

Menurut harian bisnis tersebut, kabinet diperkirakan akan menyetujui rencana pembelian itu pada pertengahan Desember mendatang, saat pedoman program pertahanan negara dirilis.


Baca juga:


Atas pemberitaan ini, seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang menolak memberikan konfirmasi. Namun dikatakannya: "Semua hal yang berkaitan dengan pembelian tambahan saat ini tengah dalam pertimbangan."

Sebelumnya pada September lalu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump: "Memperkenalkan peralatan militer berkualitas tinggi, termasuk peralatan AS, adalah penting untuk memperkuat pertahanan Jepang."

Sumber pemerintah Jepang mengatakan kepada media Kyodo News, pemerintah Jepang juga tengah mempertimbangkan untuk memperbarui kapal induk helikopternya sehingga bisa mengangkut dan meluncurkan jet-jet tempur.



Ketika ditanya mengenai pembaruan kapal-kapal induk tersebut, Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya mengatakan kepada para wartawan: "Kita ingin menggunakannya untuk sebanyak mungkin tujuan."

Di bawah konstitusi pasifis Jepang, militer negara tersebut telah lama dibatasi untuk membela diri dan negara tersebut sangat bergantung pada AS di bawah aliansi keamanan bilateral.
sumber:detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)