Meneropong Prospek Sektor Saham Energi, Properti hingga Infrastruktur

  Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham mencatat koreksi terbesar secara year to date (ytd) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor saham itu antara lain sektor saham energi, properti dan real estate serta infrastruktur. Lalu bagaimana prospek tiga sektor saham itu pada semester II 2026? Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin, (13/7/2026), sektor saham energi turun 38,68% secara year to date ke 2.730 hingga penutupan perdagangan saham Jumat, 11 Juli 2026. Lalu disusul sektor saham properti dan real estate melemah 37,46% ke 733,60, dan sektor saham infrastruktur terpangkas 36,05% ke 1.708,19. Head of Research Syailendra Capital, Rizki Jauhari menuturkan, koreksi tajam di sektor energi mencerminkan akumulasi tekanan dari berbagai arah yang menghantam fundamental sektor energi secara bersamaan. Pada semester pertama, ia menuturkan, wacana pembatasan ekspor batu bara menciptakan ketidakpastian besar terhadap volume penjualan dan pendapatan emiten batu bara. “...

Bank Dunia Nobatkan CAT BKN sebagai Produk Unggul Indonesia

Bank Dunia Nobatkan CAT BKN sebagai Produk Unggul Indonesia

PT.bestprofit Jakarta Dalam "Global Report: Public Sector Performance" yang dirilis World Bank pada Oktober 2018, Computer Assisted Test (CAT BKN) dinobatkan sebagai produk unggul Indonesia kategori Civil Service Management yang berhasil mereformasi kualitas sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia.


Berikut kutipan summary report yang dikutip dari pengumuman tertulis BKN perihal CAT BKN sebagai produk Indonesia yang berhasil dalam Reforming Civil Service Recruitment.
In Indonesia, the Civil Service Agency (BKN) succeeded in introducing a computer-assisted testing system (CAT) to disrupt the previously long-standing manual testing system that created rampant opportunities for corruption in civil service recruitment by line ministry officials. Now the database of questions is tightly controlled, and the results are posted in real time outside the testing center. Since its launch in 2013, CAT has become the defacto standard for more than 62 ministries and agencies."
Kunjungi : www.ptbestprofitfutures.com



CAT BKN Memenuhi 4 Unsur Utama

Secara detail dalam Global Report tersebut (halaman 85) dijelaskan bahwa sistem rekrutmen melalui CAT berhasil mereformasi kualitas rekrutmen CPNS di Indonesia yang memenuhi empat unsur utama sebagai produk inovasi di sektor publik, yaitu:
1) Aspek political leadership, diawali dengan inisiasi Kepala BKN pada tahun 2010 dalam pengawasan terhadap proses rekrutmen CPNS, hingga pada tahun 2014 Wakil Presiden menetapkan penggunaan CAT BKN dalam sistem rekrutmen CPNS diberlakukan bagi seluruh Instansi Pemerintah Pusat (Political leadership was essential to overcome the opposition of line ministries and agencies to adopt the new system and accept the results);
2) Aspek Teknologi, BKN melakukan pemanfaatan dan pengembangan teknologi secara mandiri untuk mereformasi sistem rekrutmen dan melakukan kolaborasi dengan instansi pemerintah terkait (khususnya di bidang teknologi dan cyber security);
3) Aspek Transparansi, rekrutmen CPNS dengan CAT berhasil menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel karena hasilnya bisa dipantau masyarakat secara langsung (real time);
4) Aspek Kapasitas Institusi, BKN secara konsisten memastikan kesiapan sistem CAT baik dari sisi infrastruktur dan skema mekanisme tes sebelum diaktualisasikan secara nasional dalam proses rekrutmen CPNS di Indonesia.

Lihat Di Youtube :  KEGIATAN PT.BESTPROFIT FUTURES
Sebagai informasi, World Bank Global Report 2018 membagi Improving Public Sector Performance ke dalam lima kategori, yakni: Driving Results from the Center of Government; Civil Service Management; Innovations in Managing Public Money; New Approaches to Last-Mile Service Delivery; dan Innovations in Delivering Justice Services.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)