Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Trump akan kembali bertemu Kim Jong-un pada 2019

PT.bestprofit - Amerika Serikat dan Korea Utara kini tengah membahas rencana pertemuan kedua Presiden Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un pada 2019."Rencana ini sedang dibahas.

Kami pastikan pertemuan ini akan terjadi setelah Tahun Baru ta[i kapan dan tempatnya masih dibahas," kata Wakil Presiden Mike Pence kepada wartawan usai bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, seperti dilansir laman Reuters, Kamis (15/11).


Dalam wawancara terpisah dengan stasiun televisi NBC News, Pence menuturkan AS tidak meminta Korut untuk menyerahkan daftar lengkap senjata nuklir dan lokasinya sebelum pertemuan tapi tatap muka itu harus menghasilkan rencana konkret.

"Menurut saya tidak bisa tidak, dalam   pertemuan nanti kita harus punya rencana untuk mengidentifikasi semua senjata, lokasi, dan mengizinkan tim pemeriksa ke lokasi dan melucuti senjata nuklir," ujar Pence.


Sebuah lembaga peneliti AS Senin lalu mengidentifikasi sedikitnya 13 dari 20 lokasi aktif peluncuran rudal di Korut.


Korea Utara sebelumnya sudah membuat kesepakatan dengan sejumlah negara di kawasan pada 1994 dan 2005 untuk melucuti program nuklir mereka bagi kepentingan ekonomi dan diplomatik, namun perjanjian itu dilanggar Pyongyang  secara diam-diam yang terus membangun fasilitas peluncuran senjata nuklir.

Kunjungi :www.ptbestprofit.com

Trump pekan lalu mengatakan dia tidak buru-buru ingin bertemu Kim buat kedua kalinya.
sumber:merdeka.com

Lihat Di Youtube : KEGIATAN PT.BESTPROFIT FUTURES

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025