BEI Suspensi Saham EKAD, TMPO, dan PACK Usai Naik Ratusan Persen dalam Sebulan

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham tiga emiten, yakni PT Ekadharma International Tbk (EKAD), PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), mulai perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Suspensi dilakukan setelah harga kumulatif ketiga saham tersebut mengalami peningkatan ratusan persen dalam beberapa waktu terakhir. Saham EKAD misalnya mencatat kenaikan harga sebesar 39,74% dalam lima hari perdagangan, sehingga berada di level Rp 422 per saham. Dalam periode satu bulan, saham EKAD bahkan telah melonjak 152,69%. Sementara itu, saham PACK tercatat naik 40,36% dalam lima hari hingga mencapai Rp 466 per saham. Dalam sebulan, saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk tersebut telah menguat 108,04%. Baca Juga: Permintaan Menguat, Cermati Prospek dan Rekomendasi Saham Industri Semen Adapun saham TMPO mencatat kenaikan paling tinggi dalam periode lima hari, yakni sebesar 48,24%, dengan harga berada di level Rp 252 pe...

Tiga Tentara Amerika Tewas dalam Serangan Bom di Afghanistan


Tiga Tentara Amerika Tewas dalam Serangan Bom di Afghanistan ilustrasi tentara AS (Foto: Reuters)
PT.BESTPROFIT - Kabul - Tiga tentara Amerika Serikat tewas dan tiga tentara lainnya luka-luka dalam serangan bom di Afghanistan. Serangan itu diklaim oleh kelompok militan Taliban.

Pihak NATO dalam statemennya tidak merilis identitas mengenai para tentara AS yang menjadi korban serangan bom tersebut. Dengan kematian ketiga tentara AS tersebut, jumlah personel militer AS yang tewas di Afghanistan tahun ini menjadi 12 orang.

Dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/11/2018), NATO menyatakan bahwa ketiga tentara tewas ketika sebuah bom rakitan meledak dekat kota Ghazni, Afghanistan tengah pada Selasa (28/11/2018) waktu setempat.

Pilihan redaksi:

www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com



Disebutkan NATO, seorang kontraktor Amerika juga terluka dalam serangan itu. Dia beserta tiga tentara yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah seorang tentara AS tewas di provinsi Nimroz, Afghanistan pada Sabtu (24/11) lalu. Pemeriksaan awal menunjukkan tentara tersebut "kemungkinan tak sengaja tertembak oleh pasukan mitra Afghanistan kita," demikian statemen NATO. Disebutkan NATO, insiden tragis itu terjadi saat pasukan AS dan Afghanistan terlibat pertempuran dengan para militan al-Qaeda.

"Tak ada indikasi dia ditembak dengan sengaja," demikian statemen NATO dengan hanya menyebut nama tentara tersebut sebagai Sersan Jasso, tanpa menyebutkan nama depannya.



Jenderal Scott Miller, komandan AS dan NATO di Afghanistan menyatakan bahwa Jasso tewas "membela negara kita, memerangi al-Qaeda bersama mitra Afghanistan kita".

Lebih dari 2.200 tentara Amerika telah tewas di Afghanistan sejak invasi yang dipimpin AS pada tahun 2001, yang berhasil menggulingkan rezim Taliban dari kekuasaan di negara tersebut.sumber:detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini