Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Tiga Tentara Amerika Tewas dalam Serangan Bom di Afghanistan


Tiga Tentara Amerika Tewas dalam Serangan Bom di Afghanistan ilustrasi tentara AS (Foto: Reuters)
PT.BESTPROFIT - Kabul - Tiga tentara Amerika Serikat tewas dan tiga tentara lainnya luka-luka dalam serangan bom di Afghanistan. Serangan itu diklaim oleh kelompok militan Taliban.

Pihak NATO dalam statemennya tidak merilis identitas mengenai para tentara AS yang menjadi korban serangan bom tersebut. Dengan kematian ketiga tentara AS tersebut, jumlah personel militer AS yang tewas di Afghanistan tahun ini menjadi 12 orang.

Dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/11/2018), NATO menyatakan bahwa ketiga tentara tewas ketika sebuah bom rakitan meledak dekat kota Ghazni, Afghanistan tengah pada Selasa (28/11/2018) waktu setempat.

Pilihan redaksi:

www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com



Disebutkan NATO, seorang kontraktor Amerika juga terluka dalam serangan itu. Dia beserta tiga tentara yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah seorang tentara AS tewas di provinsi Nimroz, Afghanistan pada Sabtu (24/11) lalu. Pemeriksaan awal menunjukkan tentara tersebut "kemungkinan tak sengaja tertembak oleh pasukan mitra Afghanistan kita," demikian statemen NATO. Disebutkan NATO, insiden tragis itu terjadi saat pasukan AS dan Afghanistan terlibat pertempuran dengan para militan al-Qaeda.

"Tak ada indikasi dia ditembak dengan sengaja," demikian statemen NATO dengan hanya menyebut nama tentara tersebut sebagai Sersan Jasso, tanpa menyebutkan nama depannya.



Jenderal Scott Miller, komandan AS dan NATO di Afghanistan menyatakan bahwa Jasso tewas "membela negara kita, memerangi al-Qaeda bersama mitra Afghanistan kita".

Lebih dari 2.200 tentara Amerika telah tewas di Afghanistan sejak invasi yang dipimpin AS pada tahun 2001, yang berhasil menggulingkan rezim Taliban dari kekuasaan di negara tersebut.sumber:detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)