Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Otot rupiah terus menguat ke Rp 13.233 pagi ini



Best Profit - JAKARTA. Rupiah melanjutkan tren penguatannya di hadapan dollar Amerika Serikat (AS). Awal pekan Senin, rupiah pasar spot ke level Rp 13.323 per dollar AS menguat 0,16% dari penutupan pekan kemarin Rp 13.345 per dollar AS pukul 10.11 WIB. Senada, rupiah pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) 13.329 per dollar AS atau menguat 0,10% dari posisi sebelumnya Rp 13.342 per dollar AS.

Analis Garuda Berjangka Sri Wahyudi mengatakan, rupiah bergerak stabil pekan lalu berkat wacana kenaikan peringkat Indonesia menjadi investment grade oleh lembaga pemeringkat S&P. "Jika peringkat naik, tren penguatan rupiah akan terus berlangsung," kata dia. Ekonom Bank Central Asia David Sumual menambahkan, pekan ini, pergerakan gerak rupiah bergantung pada data ekonomi AS yang dirilis akhir pekan lalu. Misal produksi sektor industri.

Sedang dari dalam negeri masih minim sentimen. David memprediksi hari ini rupiah menguat tipis di Rp 13.320-Rp 13.370 per dollar AS. Sedang Wahyudi memprediksi rupiah bergerak di kisaran Rp 13.320-Rp 13.350 per dollar AS. Mengutip Reuters, pagi ini indeks dollar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya tergelincir 0,1% menjadi 100,17. 

Pasar pun kini terfokus pada serangkaian pidato oleh pejabat Federal Reserve pekan ini, termasuk Gubenur The Fed Chicago Charles Evans pada hari Selasa dan Jumat, Gubernur Janet Yellen, Kamis, Dallas Robert Kaplan dan Minneapolis untuk Neel Kashkari pada hari Jumat dan New York William Dudley, Sabtu.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)