Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Kenalkan Nih! RAMBO, Senjata Militer Amerika yang Dibuat dengan Printer 3D




PT Bestprofit - Teknologi printer 3D kini memang telah berkembang pesat. Berbagai barang pun bisa diciptakan dengan teknik ini. Termasuk di antaranya adalah sebuah rumah. Namun siapa sangka, kalau teknologi ini bisa pula dipakai untuk membuat senjata perang.

Perkenalkan, sebuah senjata berupa grenade launcher milik Amerika Serikat yang diproduksi dengan menggunakan teknik 3D. Menariknya, grenade launcher tersebut memiliki nama RAMBO. Nama ini digunakan bukan karena film perang yang dibintangi oleh Sylvester Stallon. Melainkan kepanjangan dari Rapid Additively Manufactured Ballistcs Ordnance.

Engineer militer Amerika membutuhkan waktu enam bulan untuk mendesain senjata ini. Mereka membangun launcher 40 mm ini dengan menggunakan desain senjata M203. Hampir semua komponen, kecuali pegas, pun dibuat dengan menggunakan printer 3D. Termasuk adalah cartridge kaliber 38.

Pihak militer pun telah melakukan pengujian terhadap senjata dari teknolgoi printer 3D ini pada bulan Oktober lalu. Dalam pernyataanya, perwakilan militer Amerika mengungkapkan kalau mereka puas dengan performa dari senjata ini. Meski begitu, masih belum ada informasi lebih lanjut mengenai penggunaan senjata ini dalam medan perang yang diikuti oleh prajurit Amerika. 

Paling tidak, hal ini menunjukkan langkah investasi masa depan oleh negeri Paman Sam tersebut. Apalagi, teknologi ini digunakan dalam rangka mengungi sampah dunia. Dan, teknologi printer 3D pun kini digunakan dalam berbagai bidang. Mulai dari medis, hingga elektronik.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025