Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Kemarin terkoreksi, IHSG berpotensi naik hari ini




PT Bestprofit Futures Pekanbaru - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,19% ke 5.405,46 pada perdagangan kemarin. Aksi beli bersih (net buy) investor asing mencapai Rp 247,8 miliar tak mampu menahan penurunan IHSG. Meski demikian, masih ada potensi IHSG menguat pada perdagangan hari ini. 

Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas, mengatakan, sentimen positif masih datang dari global. "The Fed sudah pasti akan mempertahankan tingkat suku bunga acuannya di level 0.5%," ujar dia. The Fed diperkirakan menahan suku bunga lantaran situasi politik di Negeri Paman Sam yang sedang memanas menjelang Pemilu Presiden. Secara teknikal, candle indeks juga sudah membentuk pola hammer yang mengindikasikan adanya peluang rebound

Ia memperkirakan IHSG akan menguat dengan support 5.380 dan resistance 5.430. William Surya Wijaya, Analis Asjaya Indosurya Securities, menambahkan, pola pergerakan IHSG belum bergeser dari rentang konsolidasi. Sehingga, potensi kenaikan masih cukup besar dan target resistance 5.488 bisa ditembus. Support saat ini berada pada level 5.381. Menurut dia, fluktuasi harga komoditas masih terus mempengaruhi pergerakan IHSG. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)