Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

70 Akun Facebook Provokator Rush Money Siap Diciduk Polisi



PT Bestprofit Futures Pekanbaru - Saat ini, Indonesia diramaikan dengan ajakan untuk melakukan penarikan uang secara besar-besaran pada tanggal 25 November, yang disebut dengan rush money. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkapkan, ramainya aksi kampanye rush money ini beredar luas via jejaring sosial, baik Facebook dan Twitter. Oleh karena itu, mereka pun berusaha untuk meminimalisir dampak yang ada.

Seperti dikutip dari Detik, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Agung Setya mengungkapkan, Polri telah mengantongi sebanyak 70 akun jejaring sosial, baik Facebook dan Twitter yang diketahui sebagai sosok provokator rush money. Agung mengatakan, pihaknya saat ini masih mendalami keberadaan 70 akun tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, 70 akun itu dijalankan hanya oleh segelintir orang. Terlebih, kampanye rush money di jejaring sosial, terutama Facebook, memng berjalan sangat masif. Meski memang, kemungkinan kalau aktivitas itu berjalan secara terpisah dilakukan oleh masing-masing akun juga tetap ada. 


Kepolisian telah menyiapkan pasal yang bisa dijerat untuk menangkap keberadaan para provokator rush money tersebut. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kalau seorang provokator rush money bisa dihukum pidana. Namun, untuk melangkah ke arah yang lebih mendalam, pihaknya masih ingin melakukan penyelidikan secara mendetail terlebih dulu.

Di era serba digital seperti sekarang, keberadaan jejaring sosial memang berdampak sangat besar terhadap aktivitas di dunia nyata. Tidak heran, kalau penyebaran kampanye rush money bisa beredar dengan cepat. Namun, sebagai seorang pengguna internet yang sehat, tentu kita wajib memilah mana informasi yang berguna dan dibagikan, mana informasi yang seharusnya didiamkan saja sehingga tidak tersebar luas.







 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025