Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Indeks acuan AS mendekati level rekor




PT Bestprofit Futures Pekanbaru - NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup dengan sumringah malam tadi. Berdasarkan data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,19% menjadi 18.903,82. Saham Home Depot memimpin kenaikan. Sedangkan saham Cisco Systems mencatatkan penurunan terdalam. 

Sementara, indeks S&P 500 naik 0,47% menjadi 2.187,12. Sektor finansial mencatatkan kenaikan terbesar di antara enam sektor lainnya. Sedangkan sektor real estate mengalami penurunan terbesar.
Indeks Nasdaq berhasil ditutup dengan kenaikan 0,74% menjadi 5.333,97. Jumlah saham yang naik lebih banyak selangkah dari jumlah saham yang turun. 

Adapun volume transaksi perdagangan hari ini melibatkan 838,65 juta saham dan volume transaksi gabungan mencapai 3,741 miliar saham.  Menurut Daniel Deming, managing director KKM Financial, ada beberapa katalis yang bermain di market pada pekan ini. "Beberapa di antaranya terkait dengan habisnya masa berlaku kontrak options. Selain itu, adanya rotasi sektoral juga terus berlanjut," paparnya. 

Selain itu, indeks saham dengan kapitalisasi kecil dan menengah juga melaju. Indeks Russell 2000 dan S&P Mid Cap 400 menyentuh rekor tertingginya sepanjang sejarah. Market tadi malam juga dipengaruhi oleh pernyataan Pimpinan The Fed Janet Yellen di hadapan Kongres AS> Dalam pernyataannya, Yellen bilang, kenaikan suku bunga bisa dilakukan dalam waktu relatif dekat. 

Yellen bahkan menambahkan, akan berisiko juga bank sentral menunggu terlalu lama untuk memperketat kebijakan moneter. Dia juga menegaskan tidak akan mundur dari posisinya hingga masa jabatannya berakhir.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini