Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Hentikan Penjualan Windows 7 dan 8.1, Microsoft Paksa Produsen PC Jual Produk Berbasis Windows 10



PT Bestprofit Futures Pekanbaru - Pada tahun 2014 lalu, Microsoft mengumumkan kebijakan penjualan lisensi Windows 7 dan Windows 8 kepada masyarakat umum. Namun, mereka masih menyediakan lisensi Windows 7 dan Windows 8 untuk para produsen PC. Dan kini, kebijakan tersebut secara resmi mereka hapus. Tidak ada lagi produsen PC yang bisa memperoleh lisensi Windows 7 dan 8.1 terbaru dari Microsoft.

Kebijakan terbaru ini dilakukan oleh Microsoft sebagai langkah untuk memaksa para produsen PC dalam meluncurkan produk berbasis Windows 10. Dengan begitu, konsumen hanya bisa memperoleh produk PC berbasis Windows 7 dan 8.1 dalam waktu yang terbatas. Kalau stok di pasaran sudah habis, maka tidak akan ada lagi PC Windows 7 dan 8.1 terbaru yang dirilis. 

Langkah ini juga merupakan proses Microsoft untuk mengajak para pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 untuk segera beralih ke Windows 10. Terlebih, untuk para pengguna Windows 7 masa dukungan mainstream yang diberikan oleh Microsoft telah berakhir pada 13 Januari 2015. Selanjutnya, mereka hanya memberikan extended support hingga 14 Januari 2020.

Sementara itu, bagi para pengguna Windows 8 dan Windows 8.1, mainstream support tetap akan diberikan oleh Microsoft hingga 9 Januari 2018. Selanjutnya, ada perpanjangan support hingga tanggal 10 Januari 2023. Mainstream support merupakan dukungan berupa pemberian berbagai update, mulai dari update bug keamanan, desain, hingga fitur. Sementara itu extended support diberikan Microsoft hanya berupa update untuk keamanan sistem operasi.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025