Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Hentikan Penjualan Windows 7 dan 8.1, Microsoft Paksa Produsen PC Jual Produk Berbasis Windows 10



PT Bestprofit Futures Pekanbaru - Pada tahun 2014 lalu, Microsoft mengumumkan kebijakan penjualan lisensi Windows 7 dan Windows 8 kepada masyarakat umum. Namun, mereka masih menyediakan lisensi Windows 7 dan Windows 8 untuk para produsen PC. Dan kini, kebijakan tersebut secara resmi mereka hapus. Tidak ada lagi produsen PC yang bisa memperoleh lisensi Windows 7 dan 8.1 terbaru dari Microsoft.

Kebijakan terbaru ini dilakukan oleh Microsoft sebagai langkah untuk memaksa para produsen PC dalam meluncurkan produk berbasis Windows 10. Dengan begitu, konsumen hanya bisa memperoleh produk PC berbasis Windows 7 dan 8.1 dalam waktu yang terbatas. Kalau stok di pasaran sudah habis, maka tidak akan ada lagi PC Windows 7 dan 8.1 terbaru yang dirilis. 

Langkah ini juga merupakan proses Microsoft untuk mengajak para pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 untuk segera beralih ke Windows 10. Terlebih, untuk para pengguna Windows 7 masa dukungan mainstream yang diberikan oleh Microsoft telah berakhir pada 13 Januari 2015. Selanjutnya, mereka hanya memberikan extended support hingga 14 Januari 2020.

Sementara itu, bagi para pengguna Windows 8 dan Windows 8.1, mainstream support tetap akan diberikan oleh Microsoft hingga 9 Januari 2018. Selanjutnya, ada perpanjangan support hingga tanggal 10 Januari 2023. Mainstream support merupakan dukungan berupa pemberian berbagai update, mulai dari update bug keamanan, desain, hingga fitur. Sementara itu extended support diberikan Microsoft hanya berupa update untuk keamanan sistem operasi.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini