Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Secara teknikal, rupiah berpeluang menguat


PT Bestprofit Futures Pekanbaru - JAKARTA. Tekanan pada rupiah masih besar. Di pasar spot, Selasa, valuasi rupiah merosot 0,28% ke Rp 13.443 per dollar AS. Tapi menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah terangkat 0,10% menjadi Rp 13.424 per dollar AS.  Research and Analyst Garuda Berjangka Sri Wahyudi menjelaskan, rupiah saat ini tengah minim sentimen. 

Yang ada malah sentimen negatif akibat isu demonstrasi yang masih marak,” kata dia. Senada, Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri, mengatakan, selama kondisi politik dalam negeri belum stabil, maka pasar keuangan dan rupiah akan tetap dalam tekanan. 

Meski demikian, kalau dilihat dari sisi teknikal, kans rupiah masih punya peluang menguat,” analisa Rully. Sebab pelemahan yang terjadi sudah cukup signifikan.  Prediksi Wahyudi, selama rupiah masih bisa bertahan di bawah level Rp 13.500 per dollar AS, maka peluang rupiah menguat kembali masih ada. 

Maka Wahyudi memperkirakan rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp 13.250–Rp 13.470 per dollar AS. Sementara menurut hitungan Rully rupiah akan begerak antara Rp 13.380–Rp 13.460 per dollar AS.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini