Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Dow Jones bukukan lompatan terbaik sejak Maret




PT Bestprofit Futures Pekanbaru - NEW YORK. Pasar saham Amerika memulai pekan ini dengan semangat tinggi, kemarin. Mengutip data CNBC, tadi malam, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 371,32 poin atau 2,08% menjadi 18.259,60. Saham Intel mencatatkan lompatan tertinggi di antara saham-saham lainnya. 

Sementara, indeks S&P 500 melesat 46,34 poin atau 2,22% menjadi 2.131,52. Sektor kesehatan menorehkan kenaikan terbesar di antara 11 sektor lainnya. Adapun indeks Nasdaq naik 119,80 poin atau 2,37% menjadi 5.166,17. Dalam setiap lima saham yang naik, terdapat satu saham yang tertekan di New York Stock Exchange. 

Volume transaksi perdagangan tadi malam melibatkan 894,74 juta saham dan volume transaksi gabungan mencapai 3,643 miliar saat penutupan transaksi. Pergerakan positif bursa AS terjadi setelah Federal Bureau Investigation (FBI) menegaskan bahwa kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton bersih dari aksi kejahatan atas kasus penggunaan server pribadinya. 

Sekadar mengingatkan, dalam sembilan hari terakhir, market mengalami tekanan akibat melonjaknya dukungan suara untuk Donald Trump dalam beberapa jajak pendapat akibat kasus email Clinton. Market juga berharap, Kongres AS nantinya akan dikuasai oleh kubu Demokrat. 

Dengan asumsi hasil pemilihan sesuai harapan, saya rasa investor akan kembali beralih ke The Fed. Banyak yang bilang, jika Trump menang, market akan terus fokus pada kemenangan itu," jelas Liz Ann Sonders, chief investment strategist Charles Schwab. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini