Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Melemah ke 7.020,8 di Pagi Ini (3/6), Sektor Infrastruktur Turun Paling Dalam

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di awal perdagangan hari ini. Selasa (3/6) pukul 09.06 WIB, IHSG melemah 44,264 poin atau 0,63% ke 7.020,805.

Pelemahan IHSG disokong seluruh indeks sektoral. Sektor dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Infrastruktur yang melemah 1,05% di awal perdagangan hari ini.

Selanjutnya, IDX Sektor Teknologi, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Barang Konsumen Primer dan IDX Sektor Transportasi dan Logistik.

Berikutnya, IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Properti dan Real Estate, IDX Sektor Energi dan IDX Sektor Keuangan.

Disusul, IDX Sektor Barang Konsumen Primer dan IDX Sektor Barang Baku. 

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 3%
  • PT Indosat Tbk (ISAT) turun 2,9%
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 2,45%

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 1,58%
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 1,42%
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 1,08%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?