Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Dibuka Turun ke Level 6.928, Top Losers LQ45: MDKA, MAPA dan BBTN, Jumat (20/6)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan pagi ini, Jumat (20/6), setelah kemarin turun hampir 2%.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terkoreksi 0,58% ke level 6.928,41 pada pukul 09.03 WIB.

IHSG tertekan penurunan mayoritas indeks sektoral di BEI.

Sektor yang merosot paling dalam seperti barang konsumer non primer, barang baku, keuangan, energi, barang konsumer primer, property dan real estate serta perindustrian.

Volume perdagangan saham di BEI pagi ini mencapai 850,40 juta dengan nilai transaksi Rp 557,41 miliar. Ada 246 saham yang turun, 128 saham yang naik dan 193 saham yang stagnan.

Top losers di LQ45 adalah:

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 2,80% ke Rp 2.080 per saham
2. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) 2,33% ke Rp 630 per saham
3. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) 1,75% ke Rp 1.125 per saham

Top gainers di LQ45 adalah:

1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 1,64% ke Rp 62 per saham
2. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) 2,17% ke Rp 705 per saham
3. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 1,35% ke Rp 2.260 per saham

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?