Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Cermati 8 Emiten yang Masuk Cum Date Kamis (5/6), Ada Emiten Haji Isam

 

Musim pembagian dividen interim masih berlangsung. Beberapa emiten penghuni bursa berlomba-lomba membagikan atas laba bersih yang diperolehnya di tahun 2024.

Hari ini, akan ada 8 emiten yang memasuki masa cumulative date atau yang dikenal cum date. Ini dimaknai sebagai hari terakhir yang menentukan bagi investor untuk mendapatkan dividen atas saham. Lewat dari tanggal tersebut, investor sudah tidak bisa mendapatkan dividen yang dibagikan.

Namun sebelum berburu dividen saham, ada baiknya ada juga mempertimbangkan yield dividennya. Yield ini akan menggambarkan berapa banyak pengembalian yang akan diterima investor dari dividen dibandingkan dari investasi mereka. .

Berikut daftar 8 emiten yang akan masuk cumulative date beserta yield dividennya hari ini, Kamis (5/6) :

1. PT SOHO Global Health Tbk (SOHO)

Perusahaan farmasi ini akan membagikan dividen tunai atas perolehan laba di tahun 2024 sebesar Rp 300 miliar atau Rp 23,7 per saham.

Cum date : 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 25 Juni 2025

Yield Dividen : 3,56%

2. PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)

Emiten Haji Isam ini membagikan total dividen tunai sebesar Rp 52,14 miliar. Nantinya pemegang saham akan mengantongi dividen sebesar Rp 5,65  per saham.

Cum date: 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 26 Juni 2025

Yield Dividen : 1,44%

3. PT Tunai Samindo Resources Tbk (MYOH)

Emiten batubara ini ini membagikan dividen tunai atas laba tahun 2024 sebesar US$ 8,01 juta atau setara dengan Rp 130,15 miliar. Nantinya setiap pemegang saham akan mengantongi US$ 0,004 per saham atau RP  59,94 miliar atau setara Rp 59,1 per saham.

Cum date : 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 26 Juni 2025

Yield Dividen : 3,31%

4. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)

Perusahaan air minum kemasan milik Hermanto Tanoko ini dividen tunai Rp 60 miliar. Nantinya setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 5 per saham.

Cum date : 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 26 Juni 2025

Yield Dividen : 0,341%

5. PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk. (SAMF)

Perusahaanprodusen pupuk ini membagikan dividen sebesar Rp 194,75 miliar atau setara dengan Rp 19 per saham.

Cum date : 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 26 Juni 2025

Yield Dividen : 5,43%

6. PT  Estee Gold Feet Tbk (EURO)

Perusahaan kosmetik dan perlengkapan rumah tangga ini membagikan dividen tunai senilai Rp 3,82 miliar. Nantinya setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen sebesar Rp 1,5 per saham.

Cum date : 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 24 Juni 2025

Yield Dividen : 0,74%

7. PT FKS Multi Agro Tbk (FISH)

Meski berstatus suspent, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan ini ini akan membagikan dividen atas laba tahun 2024 sebesar Rp 72 miliar atau setara Rp 150 per saham.  

Cum date : 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 26 Juni 2025

Yield Dividen : *berstatus di suspend

8. PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)

Produsen rokok ini membagikan dividen sebesar Rp 134,5 miliar atas laba tahun 2024. Nantinya setiap pemegang saham akan mendapatkan Rp 64,8 per lembar saham.

Cum date : 5 Juni 2025

Dividen Tunai : 18 Juni 2025

Yield Dividen : 7,95%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?