Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga Emas Spot Naik ke US$ 3.371,3 Senin (23/6) Pagi, Permintaan Safe Haven Melesat

 

Harga emas bergerak naik tipis pada awal pekan ini, seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah kekhawatiran akan potensi meluasnya konflik di Timur Tengah.

Investor menantikan respons Iran atas serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklirnya.

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,1% menjadi US$ 3.371,30 per ons troi pada Senin pagi (23/6) pukul 00.20 GMT, sementara emas berjangka AS tercatat stabil di level US$ 3.387,20 per ons troi.

Ketegangan geopolitik meningkat setelah AS bergabung dengan Israel dalam serangan besar terhadap situs-situs nuklir Iran, menjadikannya aksi militer Barat terbesar terhadap Republik Islam tersebut sejak Revolusi Iran tahun 1979.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar tidak melakukan balasan.

Ia menyatakan bahwa setiap aksi balasan akan memicu serangan tambahan, kecuali Iran bersedia menempuh jalur damai.

Namun demikian, Iran bersumpah akan membalas. Pertukaran serangan rudal antara Iran dan Israel terus berlangsung sepanjang akhir pekan.

Jet tempur Israel dilaporkan menyerang situs militer di Iran bagian barat, sementara rudal Iran menghantam Tel Aviv, menyebabkan puluhan korban luka dan kerusakan bangunan.

Dari sisi kebijakan moneter, pasar juga mencermati perpecahan di internal The Fed terkait arah suku bunga.

Dalam laporan kebijakan moneter terbaru kepada Kongres, The Fed menyatakan inflasi AS masih relatif tinggi dan pasar tenaga kerja tetap solid.

Namun, The Fed menegaskan dampak penuh dari tarif Trump kemungkinan belum sepenuhnya terasa, dan mereka memilih menunggu kejelasan lebih lanjut sebelum mengambil langkah kebijakan berikutnya.

Di sisi lain, Trump kembali melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, bahkan membuka kemungkinan untuk memecatnya karena dianggap tidak agresif dalam menurunkan suku bunga.

Harga logam lainnya: Perak spot naik 0,1% menjadi US$ 36,03 per ons troi, Platinum turun 0,3% ke US$ 1.260,78, dan Palladium melemah 0,1% ke US$ 1.043.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?