Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Harga Emas Spot Naik ke US$ 3.371,3 Senin (23/6) Pagi, Permintaan Safe Haven Melesat

 

Harga emas bergerak naik tipis pada awal pekan ini, seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah kekhawatiran akan potensi meluasnya konflik di Timur Tengah.

Investor menantikan respons Iran atas serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklirnya.

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,1% menjadi US$ 3.371,30 per ons troi pada Senin pagi (23/6) pukul 00.20 GMT, sementara emas berjangka AS tercatat stabil di level US$ 3.387,20 per ons troi.

Ketegangan geopolitik meningkat setelah AS bergabung dengan Israel dalam serangan besar terhadap situs-situs nuklir Iran, menjadikannya aksi militer Barat terbesar terhadap Republik Islam tersebut sejak Revolusi Iran tahun 1979.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar tidak melakukan balasan.

Ia menyatakan bahwa setiap aksi balasan akan memicu serangan tambahan, kecuali Iran bersedia menempuh jalur damai.

Namun demikian, Iran bersumpah akan membalas. Pertukaran serangan rudal antara Iran dan Israel terus berlangsung sepanjang akhir pekan.

Jet tempur Israel dilaporkan menyerang situs militer di Iran bagian barat, sementara rudal Iran menghantam Tel Aviv, menyebabkan puluhan korban luka dan kerusakan bangunan.

Dari sisi kebijakan moneter, pasar juga mencermati perpecahan di internal The Fed terkait arah suku bunga.

Dalam laporan kebijakan moneter terbaru kepada Kongres, The Fed menyatakan inflasi AS masih relatif tinggi dan pasar tenaga kerja tetap solid.

Namun, The Fed menegaskan dampak penuh dari tarif Trump kemungkinan belum sepenuhnya terasa, dan mereka memilih menunggu kejelasan lebih lanjut sebelum mengambil langkah kebijakan berikutnya.

Di sisi lain, Trump kembali melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, bahkan membuka kemungkinan untuk memecatnya karena dianggap tidak agresif dalam menurunkan suku bunga.

Harga logam lainnya: Perak spot naik 0,1% menjadi US$ 36,03 per ons troi, Platinum turun 0,3% ke US$ 1.260,78, dan Palladium melemah 0,1% ke US$ 1.043.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025