Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Catat, Ini 6 Emiten yang Masuk Cum Date Hari Ini, Selasa (17/6)

 

Musim pembagian dividen masih berlangsung. Sejumlah emiten masih banyak yang berencana untuk membagikan dividen atas laba bersih yang diperolehnya di tahun 2024.

Pada Selasa (17/6) akan ada 6 emiten yang memasuki masa cumulative date. Cum date sendiri dimaknai sebagai hari terakhir yang menentukan bagi investor untuk mendapatkan dividen atas saham. Lewat dari tanggal tersebut, investor sudah tidak bisa mendapatkan dividen yang dibagikan.

Nilai dividen paling besar dibagikan oleh BSSR dengan nominal Rp 123,82 per saham, sedangkan paling rendah dibagikan oleh JKON sebesar Rp 3,25 per saham. 

Namun sebelum berburu dividen saham, ada baiknya ada juga mempertimbangkan yield dividennya. Yield ini akan menggambarkan berapa banyak pengembalian yang akan diterima investor dari dividen dibandingkan dari investasi mereka.

Berikut daftar 6 emiten yang akan masuk cumulative date beserta yield dividennya pada Selasa (17/6) :

1.  PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)

Perusahaan kelapa sawit ini akan membagikan dividen final atas perolehan laba bersih di 2024 sebesar Rp 254,39 miliar atau setara dengan Rp 24 per saham.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi  : 17 Juni 2025

Pembagian dividen tunai : 3 Juli 2025

Yield dividen : 2,98%

2. PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN)

Perusahaan energi terbarukan ini akan membagikan dividen final sebesar Rp 30 miliar. Nantinya setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 8,22 per saham.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi  : 17 Juni 2025

Pembagian dividen tunai : 9 Juli 2025

Yield dividen : 1,01%

3. PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL)

Perusahaan perdagangan komputer ini akan membagikan dividen final atas laba bersih tahun 2024 sebesar Rp 41,5 miliar atau setara dengan Rp 8 per saham.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi  : 16 Juni 2025

Pembagian dividen tunai : 4 Juli 2025

Yield dividen : 2,7%

4. PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)

Perusahaan perdagangan batubara ini akan membagikan dividen final atas laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp 325,6 miliar. Nantinya setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 123,82 per saham.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi : 17 Juni 2025

Pembagian dividen tunai : 2 Juli 2025

Yield dividen : 3,03%

5. PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA)

Perusahaan keuangan ini akan membagikan dividen final atas laba tahun buku 2024 sebesar Rp 63,93  miliar atau setara dengan Rp 18 per saham.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi : 17 Juni 2025

Pembagian dividen tunai : 11 Juli 2025

Yield dividen : 2,45%

6. PT  Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON)

Perusahaan konstruksi ini akan membagikan dividen final atas laba tahun buku 2024 sebesar Rp 53 miliar atau setara dengan Rp 3,25 per saham.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi : 17 Juni

Pembagian dividen tunai : 11 juli

Yield dividen : 4,06%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)