Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Tipis, Rupiah Spot Dibuka Menguat ke Rp 15.801 Per Dolar AS Pada Hari Ini (30/1)

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat di awal perdagangan hari ini. Selasa (30/1), rupiah spot dibuka di level Rp 15.801 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,06% dibandingkan dengan penutupan Senin (29/1) yang berada di Rp 15.810 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia

Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,4%. Disusul, dolar Taiwan yang terkerek 0,34%.

Selanjutnya, baht Thailand yang terangkat 0,18% dan yen Jepang yang terapresiasi 0,12%. Lalu, ringgit Malaysia menanjak 0,09%.

Berikutnya, dolar Singapura dan yuan China yang naik, masing-masing 0,07% dan 0,05%. Diikuti, dolar Hongkong menguat tipis 0,01%.

Sementara itu, peso Filipina menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang melemah setelah turun 0,01% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)