Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga Emas Spot Menguat Tipis ke US$ 2.030,8 Per Ons Troi di Pagi Ini

 

Harga emas stabil di awal perdagangan sesi Asia hari ini karena para pedagang bersiap untuk data baru mengenai pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS)

Senin (22/1) pukul 08.45 WIB, harga emas spot naik tipis 0,1% menjadi US$ 2.030,87 per ons troi.

Sejalan, harga emas berjangka menguat 0,2% menjadi US$ 2.033 per ons troi.

Penguatan harga emas tersebut terjadi setelah indeks dolar AS turun 0,1%. Hal tersebut membuat emas yang diperdagangkan dalam the greenback lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun dari level tertinggi dalam sebulan menjadi 4,1149%.

Sebelumnya, emas batangan mencatat penurunan mingguan terbesarnya dalam enam minggu terakhir, setelah para gubernur bank sentral menolak ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal.

Pekan lalu, Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan bahwa The Fed memerlukan lebih banyak data inflasi sebelum keputusan penurunan suku bunga dapat dibuat.

Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan dasar pemotongan dimulai pada kuartal ketiga.

Sentimen konsumen AS membaik pada bulan Januari ke level tertinggi sejak musim panas 2021, sebuah survei menunjukkan minggu lalu, seiring dengan solidnya data pasar tenaga kerja dan penjualan ritel yang menunjukkan perekonomian tetap kuat.

Para pejabat The Fed tidak bisa melakukan aktivitas pada minggu ini menjelang pertemuan berikutnya pada 30-31 Januari.

Peluang penurunan suku bunga The Fed pada bulan Maret telah turun menjadi 55% dari sekitar 71% pada dua minggu lalu, menurut aplikasi probabilitas suku bunga IRPR LSEG.

Investor akan mewaspadai perkiraan PDB awal kuartal IV-2023 AS yang akan dirilis pada hari Kamis dan data pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) pada hari Jumat.

Suku bunga yang lebih rendah menurunkan opportunity cost memegang emas batangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini