Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Emas Spot Menguat Tipis ke US$ 2.030,8 Per Ons Troi di Pagi Ini

 

Harga emas stabil di awal perdagangan sesi Asia hari ini karena para pedagang bersiap untuk data baru mengenai pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS)

Senin (22/1) pukul 08.45 WIB, harga emas spot naik tipis 0,1% menjadi US$ 2.030,87 per ons troi.

Sejalan, harga emas berjangka menguat 0,2% menjadi US$ 2.033 per ons troi.

Penguatan harga emas tersebut terjadi setelah indeks dolar AS turun 0,1%. Hal tersebut membuat emas yang diperdagangkan dalam the greenback lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun dari level tertinggi dalam sebulan menjadi 4,1149%.

Sebelumnya, emas batangan mencatat penurunan mingguan terbesarnya dalam enam minggu terakhir, setelah para gubernur bank sentral menolak ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal.

Pekan lalu, Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan bahwa The Fed memerlukan lebih banyak data inflasi sebelum keputusan penurunan suku bunga dapat dibuat.

Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan dasar pemotongan dimulai pada kuartal ketiga.

Sentimen konsumen AS membaik pada bulan Januari ke level tertinggi sejak musim panas 2021, sebuah survei menunjukkan minggu lalu, seiring dengan solidnya data pasar tenaga kerja dan penjualan ritel yang menunjukkan perekonomian tetap kuat.

Para pejabat The Fed tidak bisa melakukan aktivitas pada minggu ini menjelang pertemuan berikutnya pada 30-31 Januari.

Peluang penurunan suku bunga The Fed pada bulan Maret telah turun menjadi 55% dari sekitar 71% pada dua minggu lalu, menurut aplikasi probabilitas suku bunga IRPR LSEG.

Investor akan mewaspadai perkiraan PDB awal kuartal IV-2023 AS yang akan dirilis pada hari Kamis dan data pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) pada hari Jumat.

Suku bunga yang lebih rendah menurunkan opportunity cost memegang emas batangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)