Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Wapres Ma'ruf Amin Resmi Membuka Perdagangan BEI Tahun 2024

 

Ma'ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia secara resmi membuka perdagangan perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2024 di Gedung BEI, Selasa (2/1). 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di awal tahun dengan penurunan. Pada pukul 09.05 WIB, IHSG turun 0,23%% atau turun 22,15 poin ke level 7.254 . 

Ma'ruf menyampaikan pandangan optimistis terhadap kinerja pada modal Indonesia pada 2024. Ini sejalan dengan dengan capain BEI sepanjang tahun 2023. 

"Secara keseluruhan, 2024 menunjukkan tanda-tanda optimistis sehingga pasar modal Indonesia berkinerja lebih cerah, jelas dia dalam acara pembukaan perdagangan BEI tahun 2024, Selasa (2/1)

Pada Jumat (29/12), IHSG parkir di level 7.272,79. Adapun IHSG berhasil menguat 6,16% sepanjang 2023. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) tercatat berada pada posisi Rp 10,75 triliun.

Kapitalisasi pasar berhasil menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada 2023. Tepatnya pada 28 Desember 2023, market cap IHSG menyentuh Rp 11.762 triliun. 

Ini sejalan dengan jumlah investor yang terus menggemuk. Per 27 Desember 2023, investor pasar modal mencapai 12,15 juta atau tumbuh 17,88% secara sepanjang 2023.

Pada kesempatan yang sama, Ma'ruf memberikan beberapa arahan untuk otoritas bursa di Indonesia. Pertama, tingkatan inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kepada investor.

"Optimalkan dan kembangan potensi pembiayaan melalui pasar modal dengan meningkatkan literasi kepada masyarakat," ucap Ma'ruf. 

Kedua, dia meminta agar bursa tidak lagi eksklusif kepada korporasi besar, tetapi juga menjadi rumah pendanaan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Harapannya, BEI tidak terjebak dalam zona nyaman.

"Ketiga,  jejaring dan sinergi pemangku kepentingan guna mendorong peningkatan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia," kata Ma'ruf.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini