Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (12/1) dari Kiwoom Sekuritas

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pada penutupan perdagangan Kamis (11/1). IHSG melemah 7.332 poin atau 0,10% ke level 7.219,96. 

Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Indonesia Chang-kun Shin memprediksi, untuk perdagangan Jumat (12/1), IHSG berpotensi bergerak terbatas cenderung melemah dalam rentang support 7.120 dan resistance 7.360.  

“Indikator MACD juga menunjukkan tren pelemahan berlanjut, serta IHSG pada Kamis (10/1) tertahan MA20 di level 7.230,” ujar Shin kepada Kontan.co.id, Kamis (11/1). 

Shin mengatakan, sentimen yang mempengaruhi yaitu data inflasi AS bulan Desember 2023 yang diperkirakan tumbuh 3,1% secara year on year (YoY) atau tetap seperti bulan sebelumnya. 

“Kami mengantisipasi jika rilis data berada di atas ekspektasi pasar dan akan memberikan sentimen negatif untuk pasar saham, termasuk IHSG,” ujarnya. 

Selain itu, dia menilai bahwa sikap the Fed yang mulai berpotensi dovish atau sikap bank sentral untuk menunda kenaikan suku bunga, bahkan menurunkannya, dapat kembali memantik berlanjutnya pengetatan kebijakan untuk jangka waktu yang lebih panjang. 

Untuk itu, Shin memberikan rekomendasi saham dengan technical analysis sebagai berikut: 

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

  • Rekomendasi: Trading buy 
  • Support: Rp 83    
  • Resistance: Rp 108

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

  • Rekomendasi: Trading buy
  • Support: Rp 1.145    
  • Resistance: Rp 1.390

PT Ace Hardware Indonesia (ACES)

  • Rekomendasi: Trading buy
  • Support: Rp 755    
  • Resistance: Rp 890

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini