Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG Menguji Support 7.200, Cek Rekomendasi Saham Untuk Akhir Pekan Ini (12/1)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis (11/1). IHSG ditutup turun 0,10% ke posisi 7.219,96, sebagai titik landas pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (12/1).

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto melihat IHSG masih melanjutkan pengujian level support 7.200. William memandang aksi profit taking masih berlanjut. Tidak hanya pada saham Grup Barito seperti PT Barito PacificTbk (BRPT) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), melainkan juga pada saham-saham big caps lainnya.

"Sehingga pengujian level 7.200 ini berkemungkinan besar berakhir dengan pelemahan mendekati level 7.200, atau malah di bawah 7.200 mengakhiri perdagangan pekan ini," ungkap William dalam risetnya, Jumat (12/1).

Secara teknikal, walau bisa bertahan di atas 7.200, tapi tekanan pada IHSG membesar. "Posisi penguatan pada awal sesi I berakhir menjadi pelemahan pada akhir sesi II kemarin dan posisi candlestick IHSG berada di bawah MA5 yang mana menjadi indikasi downtrend," kata William.

Pada saat seperti ini, imbuh William, saham-saham lapis kedua dan lapis ketiga umumnya menjadi alternatif untuk trading. Willliam memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak dalam kecenderungan melemah, pada rentang 7.115–7.285, masih sama seperti outlook sebelumnya. 

Berikut rekomendasi saham yang secara teknikal menarik dicermati, Jumat (12/1):

1. PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB)

Analisa: Trend following dengan posisi candlestick di atas MA5 dan MA20.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 298
  • Resistance: Rp 316.

2. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Analisa: Melanjutkan penguatan setelah konfirmasi pola double bottom.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 404
  • Resistance: Rp 450.

3. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Analisa: Pembentukan pola inverted head and shoulders dengan neckline pada 1.125.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 1.005
  • Resistance: Rp 1.125.

4. PT Bank Jago Tbk (ARTO)

Analisa: Potensi menguat lanjutan setelah membentuk demand zone pada area 2.860–3.010.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 2.860
  • Resistance: Rp 3.630.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)