Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Smartfren Telecom (FREN) Fokus Perluas Bisnis Inti di Industri Telekomunikasi

 

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan fokus memperluas bisnis inti di industri telekomunikasi usai melepas aset pusat data alias data center di penghujung 2023. 

FREN menjual aset data center kepada PT SMPlus Sentra Data Persada yang merupakan anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp 544,20 miliar. 

Sekretaris Perusahaan Smartfren Telecom James Wewengkang menjelaskan bisnis data center bukan merupakan bagian dari bisnis inti Smartfren karena itu FREN mengalihkan asetnya kepada DSSA.  

Transaksi ini dapat meningkatkan efisiensi Smartfren untuk bisa bertarung di industri telekomunikasi. Di sisi lain, dana segar dari penjualan data center dipakai untuk mendukung aktivitas bisnis FREN. 

Usai melepas aset data centernya, James mengatakan FREN masih akan tetap fokus pada bisnis inti Smartfren yaitu telekomunikasi seluler melalui layanan data dan gencar melakukan ekspansi bisnis. 

"Rencana ekspansi kami yaitu perluasan jaringan melalui penambahan BTS 4G terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi pertumbuhan," jelas dia kepada Kontan, Selasa (2/1). 

FREN Chart by TradingView

Adapun aset data center yang dialihkan Smartfren terletak di Tangerang, Bogor, Cirebon, Semarang, Solo, Jember, Malang, Jambi, Padang, Aceh, Batam, Banjarmasin, Makassar dan Manado.

Dengan tambahan aset dari FREN itu, SMPlus Sentra Data Persada bakal fokus untuk memperkuat bisnis data center dan menjadikanya sebagai kegiatan bisnis utama. 

SMPlus diharapkan bisa meningkatkan efisiensi yang lebih baik dan juga mengambil peluang bisnis di sektor data center untuk mengembangkan pusat data yang besar di Indonesia. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini