Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga Minyak Dunia Stabil Selasa (23/1), Brent ke US$80,08 dan WTI ke US$74,79

 

Harga minyak sedikit berubah pada hari Selasa (23/1), para pedagang mempertimbangkan sejumlah konflik pasokan dan permintaan.

Mulai dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah hingga cuaca dingin yang mengganggu produksi di Amerika Serikat (AS).

Harga minyak mentah Brent bertambah 2 sen menjadi US$80,08 per barel pada pukul 07.02 GMT. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 3 sen menjadi US$74,79 per barel.

Kedua kontrak minyak tersebut telah diselesaikan sekitar 2% lebih tinggi pada hari Senin (22/1). Serangan drone Ukraina terhadap terminal ekspor bahan bakar Ust-Luga Novatek meningkatkan kekhawatiran pasokan dan menaikkan harga.

Para analis mengatakan, Novatek kemungkinan akan melanjutkan operasi skala besar di sana dalam beberapa minggu.

Meskipun kerusakan pada tempat berlabuh di terminal Ust-Luga hanya “berdampak singkat pada ekspor,” tindakan tersebut meningkatkan prospek perang Rusia-Ukraina “bergerak ke fase baru di mana pihak-pihak yang bertikai menargetkan infrastruktur energi utama,” kata analis di ANZ Research dalam sebuah pernyataan. catatan.

Di Timur Tengah, pasukan AS dan Inggris juga melancarkan serangan baru yang menargetkan lokasi penyimpanan bawah tanah Houthi dan kemampuan rudal serta pengawasan yang digunakan oleh kelompok yang bersekutu dengan Iran tersebut.

Serangan Houthi terhadap kapal-kapal di dan sekitar kawasan Laut Merah telah mengganggu pelayaran global dan memicu kekhawatiran inflasi.

Kelompok tersebut mengatakan serangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap warga Palestina ketika Israel menyerang Gaza.

Beberapa analis juga tetap optimistis terhadap fundamental pasar jangka pendek karena konflik yang sedang berlangsung ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini