Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Sidak Pasar Kosambi, Mendag Zulkifli Hasan: Harga Minyak Goreng Stabil, Cabai Turun

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan kembali melakukan sidak bertemu pedagang pasar dan mengecek harga minyak goreng serta bahan-bahan pokok di pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Kamis,(23/6/2022) pagi.

Dalam sidak tersebut, Zulkifli Hasan begitu ia disapa memastikan, jika harga minyak goreng atau migor stabil. Zulhas mengungkapkan, stok migor di pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat juga tersedia.

“Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu tempat pasar Kota Bandung ini, Kosambi, ini malah lebih, stoknya lebih. Artinya itu orang sudah enggak antre, mungkin membeli seperlunya, karena barangnya tersedia, harganya stabil,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Zulkifli Hasan melanjutkan, di pasar Kosambi Bandung, saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre migor. Zulkifli Hasan menegaskan, harga migor di pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat sudah Rp 14 ribu.

“Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya, engga ada lagi, sudah aman. Jadi Rp 14 ribu itu di sini, belum di tempat lain, sudah terjamin,” beber Zulkifli Hasan.

Dalam sidak tersebut, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga melihat dan menijau sejumlah harga bahan-bahan pokok.

“Harga stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan kalau cabai cenderung turun,” tegas Zulkifli Hasan.

Zulkifli Hasan menekankan, jika harga bahan pokok di Pasar Kosambi Bandung stabil dan tak ada kenaikan. Bahkan, untuk bahan pokok seperti cabai harganya cenderung turun.

“Bahkan kalau cabai cenderung turun. Kemarin itu kan cabai merah keriting Rp 100 ribu lebih, tadi saya beli Rp 80 ribu. Cabai rawit kemarin saya tanya di Cibubur, Rp 120 ribu sekarang sudah Rp 100 ribu, jadi cenderung turun,” pungkas Zulkifli Hasan.

Sidak ke Klender, Mendag Zulkifli Hasan Borong Jajanan Pasar hingga Cabai

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasokan dan harga minyak goreng curah sekaligus memborong dagangan para penjual di Pasar Klender Jakarta Timur, Rabu.

Menteri Perdagangan yang akrab disapa Zulkifli Hasan tersebut membeli ayam, tempe, cabai, kue jajanan pasar, hingga daging sapi di saat mengecek harga pangan terkini di Pasar Klender Jakarta Timur.

Zulkifli Hasan memborong lima ekor ayam yang dijual seharga Rp38 ribu per ekor. Selain itu, Zulhas juga membeli 1 kg cabai merah keriting seharga Rp90 ribu, 1 kg cabai rawit merah Rp120 ribu, dan 1 kg tomat Rp20 ribu.

Mendag juga memborong kue jajanan pasar untuk awak media yang meliput, tempe, dan 2 kg daging sapi seharga Rp150 ribu per kg. Mendag Zulkifli Hasan bahkan melebihkan uang belanja dari harga yang seharusnya dibayar.

"Kue semuanya berapa? Rp60 ribu? Ini saya tawar Rp200 ribu aja ya," kata Zulkifli Hasan membayar kue jajanan pasar seharga Rp60 ribu dengan uang tunai Rp200 ribu, dikutip dari Antara, Rabu (22/6/2022).

Zulkifli Hasan mengatakan saat ini harga cabai keriting merah mulai turun dari yang sebelumnya Rp120 per kg menjadi Rp90 ribu per kg. Hal itu dikarenakan intervensi yang dilakukan pemerintah dengan mendistribusikan cabai dari luar Pulau Jawa ke Jakarta.

Mendag juga berbincang dengan pedagang daging yang mengeluhkan omzet penjualannya menurun dikarenakan naiknya berbagai komoditas pangan.

"Penjualan menurun, karena harga-harga pada naik, orang jadi nggak beli daging dulu," kata salah satu pedagang daging di Pasar Klender, Ruyat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025