Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

6 Fakta Menarik Sukamara, Jumlah Penduduknya Paling Sedikit di Kalimantan Tengah

Sukamara adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah. Luas wilayahnya 3.827 km persegi dan berpenduduk 63.464 jiwa pada 2021. Itu membuat Kabupaten Sukamara termasuk yang paling sedikit jumlah penduduknya di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kabupaten ini sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Kotawaringin Barat. Pada 10 April 2003, dengan dikeluarkannya Undang-undang No. 5 Tahun 2003 tentang Pengukuhan/Pemekaran 8 Kabupaten, Kabupaten Kotawaringin Barat dimekarkan dan ditambah dengan Kabupaten Lamandau.

Terdapat dua Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Sukamara, yaitu DAS Jelai sepanjang 200 km dan DAS Maram. DAS Jelai meliputi lebih dari 40 anak sungai yang tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten ini.

Selain yang disebutkan di atas, Kabupaten Sukamara masih punya sederet fakta lain. Berikut enam fakta menarik seputar Kabupaten Sukamara yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin, 20 Juni 2022.

1. Semboyan Sukamara

Kabupaten Sukamara memiliki semboyan "Gawi Barinjam." Kata "Gawi Barinjam" dapat ditemukan di Lambang Kabupaten Sukamara dalam huruf kapital di pita perangkatnya. 

"Gawi" artinya "bekerja," sedangkan "Barinjam" artinya "bersama-sama," sehingga secara harfiah dapat diartikan Gawi Barinjam berarti Bekerja Bersama-sama atau Gotong Royong untuk mencapai tujuan mulia.

Sukamara adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah. Luas wilayahnya 3.827 km persegi dan berpenduduk 63.464 jiwa pada 2021. Itu membuat Kabupaten Sukamara termasuk yang paling sedikit jumlah penduduknya di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kabupaten ini sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Kotawaringin Barat. Pada 10 April 2003, dengan dikeluarkannya Undang-undang No. 5 Tahun 2003 tentang Pengukuhan/Pemekaran 8 Kabupaten, Kabupaten Kotawaringin Barat dimekarkan dan ditambah dengan Kabupaten Lamandau.

Terdapat dua Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Sukamara, yaitu DAS Jelai sepanjang 200 km dan DAS Maram. DAS Jelai meliputi lebih dari 40 anak sungai yang tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten ini.

Selain yang disebutkan di atas, Kabupaten Sukamara masih punya sederet fakta lain. Berikut enam fakta menarik seputar Kabupaten Sukamara yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin, 20 Juni 2022.

1. Semboyan Sukamara

Kabupaten Sukamara memiliki semboyan "Gawi Barinjam." Kata "Gawi Barinjam" dapat ditemukan di Lambang Kabupaten Sukamara dalam huruf kapital di pita perangkatnya. 

"Gawi" artinya "bekerja," sedangkan "Barinjam" artinya "bersama-sama," sehingga secara harfiah dapat diartikan Gawi Barinjam berarti Bekerja Bersama-sama atau Gotong Royong untuk mencapai tujuan mulia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025