Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Politikus Gerindra Sebut Sindiran Anies soal Formula E Bikin Situasi Tak Kondusif

 

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif menanggapi sindiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang 'meminta maaf' terkait gelaran Formula E karena berjalan sukses dan mengecewakan orang-orang pesimistis.

Menurut Syarif hal tersebut sepenuhnya merupakan hak pribadi Anies Baswedan. Kendati, dia menilai sindiran itu justru akan membuat suasana menjadi tidak kondusif.

"Sindiran Pak Anies menurut saya itu hak Pak Anies, tapi itu menambah situasi tidak kondusif. Saya menduga tidak seperti biasanya Pak Anies seperti itu. Ada apa Pak Anies ya," kata Syarif kepada wartawan, Selasa (14/6/2022).

Dia melihat Anies tidak berperilaku seperti biasanya. Dia bahkan mengaku tercengang dengan sikap Anies yang memberikan respons berupa sindiran terhadap para penghujat dan pengkritik gelaran Formula E.

Menurut politikus Gerindra ini, sindiran yang dilontarkan Anies soal Formula E Jakarta justru akan merugikan dirinya sendiri. Sebab, bagi Syarif, pemberitaan Formula E yang beredar di publik selama ini sudah dipandang sebagai hal politis.

"Saya kan pernah bilang, udah lama, berulang-ulang, Formula E itu pemberitaannya lebih banyak politisnya ketimbang urusan Formula E. Saya sudah pernah bilang loh, yang menciptakan siapa? Ya justru bukan Pak Anies. Tapi kali ini Pak Anies kok seperti itu, ada apa dengan Pak Anies," kata Syarif.

Syarif menduga sindiran itu ditujukan Anies kepada pihak tertentu. Pasalnya, beberapa tokoh politik kedapatan terang-terangan tidak mendukung dan pesimistis terhadap penyelenggaraan Formula E Jakarta.

"Itu kan bahasa simbolis, sangat simbolik ya ada yang dituju, tapi kepada siapa yang dituju ya hanya Pak Anies sendiri yang bisa jawab. Saya sih menduga terbelahnya kelompok pro kontra. Rekam jejaknya kan keliatan ditujukan kepada siapa itu ucapan pak Anies," tutur Syarif.

"Ya masa bangun sirkuit dalam waktu tiga bulan kayak sangkuriang katanya kan begitu, apalagi katanya kayak Roro Jongrang, seperti itulah," lanjut dia.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan permohonan maaf terkait perhelatan Formula E di Ancol.

Dia meminta maaf karena gelaran balap mobil listrik internasional itu berjalan sukses, dan mengecewakan orang-orang pesimistis. Permintaan maaf itu diduga sebagai sebuah sindiran yang ditujukan untuk pihak tertentu.

"Saya kemarin minta maaf kepada sebagian karena Formula E kemarin mengecewakan. Mengecewakan pada orang-orang yang pesimis bisa terjadi," kata Anies saat memberikan sambutan dalam Rakernas Al Jam'iyatul Washilah di Lampung, Jumat 10 Juni 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)