Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Penjualan Merosot, Tapi Xiaomi Sebut Masih Untung

 

Xiaomi mengklaim mengalami peningkatan pendapatan maupun laba global selama kuartal kedua meski perusahaan riset Gartner melaporkan perusahaan ponsel China itu mengalami penurunan penjualan sebanyak 21,5 persen.

Xiaomi mencatat pendapatan total sebesar Rp114,4 triliun, naik 3,1 persen secara year on year (YoY) dan naik 7,7 persen dibanding kuartal sebelumnya (QoQ).

Laba selama kuartal ini mencapai Rp9,5 triliun, naik 129,8 persen YoY dan 108 persen QoQ.

 

Xiaomi secara khusus juga mencatat pendapatan dari segmen smartphone sebesar Rp67,1 triliun. Akan tetapi, Xiaomi tidak memberikan keterangan apakah pendapatan dari segmen smartphone itu mengalami peningkatan atau penurunan.

Pada semester 1, pengapalan smartphone Xiaomi telah mencapai 23,8 juta unit. Menurut laporan dari Canalys, pada Q22020 Xiaomi menempati peringkat empat global dalam hal pengapalan smartphone dengan pangsa pasar mencapai 10,1 persen.

Di pasar internasional, pengapalan smartphone premium dengan harga jual 300 euro atau setara Rp5,2 juta ke atas, naik 99,2 persen YoY pada Q2.

Didorong oleh proporsi penjualan dari smartphone mid hingga high end, rata-rata harga jual smartphone Xiaomi naik 11,8 persen YoY dan 7,5 persen QoQ.

Smartphone flagship dengan teknologi 5G yakni Mi 10 dan Mi 10 Pro yang diluncurkan pada Februari 2020 mencatatkan pengapalan yang melampaui 1 juta unit hanya dalam waktu dua bulan.

Penjualan Mi 10 Ultra melampaui Rp854 milyar dalam waktu 10 menit sejak diperkenalkan.  Xiaomi juga meresmikan pabrik pintar baru-baru ini dengan total investasi mencapai  Rp1,2 triliun.

Sebelumnya, penjualan smartphone di dunia anjlok 20,4 persen pada kuartal II (Q2) 2020 diduga akibat pandemi virus corona Covid-19. Penurunan terjadi jika dibanding periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan riset Gartner mencatat penjualan ponsel di seluruh dunia turun ke angka 295 juta unit. Ponsel merek Samsung dan Xiaomi mencatat penurunan penjualan tertinggi pada Q2.

 

 

Gartner mencatat Samsung mengalami penurunan penjualan yang paling tinggi secara year-on-year (yoy). Penjualan ponsel perusahaan Korea Selatan itu turun 27,1 persen. Sementara Xiaomi turun 21,5 persen secara yoy.

Penurunan ini cukup tinggi ketimbang penjualan Huawei dan Apple yang turun satu digit. Huawei juga mengalami penurunan penjualan sebesar 6,8 persen. Sementara Apple turun 0,4 persen yoy.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini