Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Penjualan Merosot, Tapi Xiaomi Sebut Masih Untung

 

Xiaomi mengklaim mengalami peningkatan pendapatan maupun laba global selama kuartal kedua meski perusahaan riset Gartner melaporkan perusahaan ponsel China itu mengalami penurunan penjualan sebanyak 21,5 persen.

Xiaomi mencatat pendapatan total sebesar Rp114,4 triliun, naik 3,1 persen secara year on year (YoY) dan naik 7,7 persen dibanding kuartal sebelumnya (QoQ).

Laba selama kuartal ini mencapai Rp9,5 triliun, naik 129,8 persen YoY dan 108 persen QoQ.

 

Xiaomi secara khusus juga mencatat pendapatan dari segmen smartphone sebesar Rp67,1 triliun. Akan tetapi, Xiaomi tidak memberikan keterangan apakah pendapatan dari segmen smartphone itu mengalami peningkatan atau penurunan.

Pada semester 1, pengapalan smartphone Xiaomi telah mencapai 23,8 juta unit. Menurut laporan dari Canalys, pada Q22020 Xiaomi menempati peringkat empat global dalam hal pengapalan smartphone dengan pangsa pasar mencapai 10,1 persen.

Di pasar internasional, pengapalan smartphone premium dengan harga jual 300 euro atau setara Rp5,2 juta ke atas, naik 99,2 persen YoY pada Q2.

Didorong oleh proporsi penjualan dari smartphone mid hingga high end, rata-rata harga jual smartphone Xiaomi naik 11,8 persen YoY dan 7,5 persen QoQ.

Smartphone flagship dengan teknologi 5G yakni Mi 10 dan Mi 10 Pro yang diluncurkan pada Februari 2020 mencatatkan pengapalan yang melampaui 1 juta unit hanya dalam waktu dua bulan.

Penjualan Mi 10 Ultra melampaui Rp854 milyar dalam waktu 10 menit sejak diperkenalkan.  Xiaomi juga meresmikan pabrik pintar baru-baru ini dengan total investasi mencapai  Rp1,2 triliun.

Sebelumnya, penjualan smartphone di dunia anjlok 20,4 persen pada kuartal II (Q2) 2020 diduga akibat pandemi virus corona Covid-19. Penurunan terjadi jika dibanding periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan riset Gartner mencatat penjualan ponsel di seluruh dunia turun ke angka 295 juta unit. Ponsel merek Samsung dan Xiaomi mencatat penurunan penjualan tertinggi pada Q2.

 

 

Gartner mencatat Samsung mengalami penurunan penjualan yang paling tinggi secara year-on-year (yoy). Penjualan ponsel perusahaan Korea Selatan itu turun 27,1 persen. Sementara Xiaomi turun 21,5 persen secara yoy.

Penurunan ini cukup tinggi ketimbang penjualan Huawei dan Apple yang turun satu digit. Huawei juga mengalami penurunan penjualan sebesar 6,8 persen. Sementara Apple turun 0,4 persen yoy.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025