Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Ammdes Resmi Diekspor ke Nigeria

 

Alat Mekanis Multiguna Perdesaan (AMMDes) resmi diekspor untuk kali pertama ke Nigeria. Seremonial ekspor dilakukan pada Senin (24/8) di pabrik KMW-AMMDes di Citereup, Bogor.

Ekspor Ammdes dilakukan perusahaan Senantiasa Makmur (SM) melalui Repindo Jagad Raya (RJR). Sedangkan produksi dikerjakan Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI), selaku anak perusahaan Astra Internasional.

"Kami merasa bangga dengan diekspornya KMW-AMMDes ke Nigeria. Hal ini menjadi bukti bahwa produk dalam negeri hasil karya anak bangsa juga diminati di luar negeri," kata perwakilan RJR Ritha Ermuliana Manik mengutip keterangan tertulisnya, Minggu (30/8).

Ammdes yang dikapalkan merupakan AMMDes Paddy Husker menggunkan alat pengupas padi,  AMMDes Cassava Grinder yang dilengkapi alat pembuat tepung singkong, dan AMMDes Garri Processor dengan alat pengolah garri.

Garri merupakan makanan pokok di Nigeria yang terbuat dari singkong.

Ritha tak merinci jumlah unit yang dikirim, namun diungkapkan ke depannya proses ekspor akan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

"KMW-AMMDes semakin dibutuhkan di sektor pertanian dan perkebunan berskala besar," kata Ritha.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebelumnya mengatakan unit Ammdes dilirik perusahaan multinasional Nigeria, Dangote Group, yang didirikan orang terkaya Afrika, Aliko Dangote.

Kemenperin juga memperkirakan 10 ribu unit AMMDes diekspor ke Nigeria dalam jangka waktu pengiriman lima tahun. Kemenperin selama ini berperan sebagai penggagas AMMDes untuk memenuhi kebutuhan transportasi dan alat bantu pertanian atau perkebunan di perdesaan.

Diluncurkan perdana pada 2018 oleh Presiden Joko Widodo, Ammdes disebut sebagai alat multiguna sebab baknya dirancang khusus dengan kelengkapan alat khusus yakni pemecah gabah, pemutih padi, pompa irigasi, generator, dan lain sebagainya.

Unit Ammdes juga ada yang dimodifikasi sebagai ambulans feeder dan pemadam kebakaran untuk kegiatan tanggap darurat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025