Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Ammdes Resmi Diekspor ke Nigeria

 

Alat Mekanis Multiguna Perdesaan (AMMDes) resmi diekspor untuk kali pertama ke Nigeria. Seremonial ekspor dilakukan pada Senin (24/8) di pabrik KMW-AMMDes di Citereup, Bogor.

Ekspor Ammdes dilakukan perusahaan Senantiasa Makmur (SM) melalui Repindo Jagad Raya (RJR). Sedangkan produksi dikerjakan Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI), selaku anak perusahaan Astra Internasional.

"Kami merasa bangga dengan diekspornya KMW-AMMDes ke Nigeria. Hal ini menjadi bukti bahwa produk dalam negeri hasil karya anak bangsa juga diminati di luar negeri," kata perwakilan RJR Ritha Ermuliana Manik mengutip keterangan tertulisnya, Minggu (30/8).

Ammdes yang dikapalkan merupakan AMMDes Paddy Husker menggunkan alat pengupas padi,  AMMDes Cassava Grinder yang dilengkapi alat pembuat tepung singkong, dan AMMDes Garri Processor dengan alat pengolah garri.

Garri merupakan makanan pokok di Nigeria yang terbuat dari singkong.

Ritha tak merinci jumlah unit yang dikirim, namun diungkapkan ke depannya proses ekspor akan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

"KMW-AMMDes semakin dibutuhkan di sektor pertanian dan perkebunan berskala besar," kata Ritha.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebelumnya mengatakan unit Ammdes dilirik perusahaan multinasional Nigeria, Dangote Group, yang didirikan orang terkaya Afrika, Aliko Dangote.

Kemenperin juga memperkirakan 10 ribu unit AMMDes diekspor ke Nigeria dalam jangka waktu pengiriman lima tahun. Kemenperin selama ini berperan sebagai penggagas AMMDes untuk memenuhi kebutuhan transportasi dan alat bantu pertanian atau perkebunan di perdesaan.

Diluncurkan perdana pada 2018 oleh Presiden Joko Widodo, Ammdes disebut sebagai alat multiguna sebab baknya dirancang khusus dengan kelengkapan alat khusus yakni pemecah gabah, pemutih padi, pompa irigasi, generator, dan lain sebagainya.

Unit Ammdes juga ada yang dimodifikasi sebagai ambulans feeder dan pemadam kebakaran untuk kegiatan tanggap darurat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini