Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Laju IHSG Diproyeksi Bervariasi Sambut PSBB Total Hari Ini

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tekanan pada perdagangan hari ini, Senin (14/9). Faktor utama karena penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI Jakarta. 

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee melihat sentimen PSBB total telah membuat pasar modal tertekan pada pekan lalu. Ia memperkirakan IHSG bakal berada di rentang support 4.878 sampai 4.712 dan resistance di 5.084 sampai 5.256. 

"Pelaku pasar lebih baik melakukan penjualan lebih dahulu ketika pasar menguat untuk mengantisipasi dampak negatif penerapan PSBB total pada perekonomian," ujar Hans dalam risetnya, dikutip Senin (14/9). 

Sebaliknya, Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya melihat pelemahan IHSG tak akan sedalam pekan lalu.

IHSG justru dilihat punya potensi penguatan terbatas yang merupakan momen kebangkitan bursa saham secara teknikal usai tertekan pada akhir pekan lalu. 

Kendati begitu, potensi penguatan IHSG kemungkinan tidak akan besar karena masih dibayangi sentimen fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.

Proyeksinya, IHSG berada di rentang 4.711 sampai 5.088. "Hari ini IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang yang cukup terbatas," terang William

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)