Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Pemerintah dapat Pinjaman Rp4,1 Triliun dari World Bank untuk Proyek BRT di Bandung dan Medan

 


Pemerintah mendapat suntikan dana dari Bank Dunia atau World Bank sebesar USD264 juta (sekitar Rp4,1 triliun) untuk pengembangan proyek bus rapid transit (BRT) di Bandung dan Medan. Adapun pinjaman ini untuk membangun fasilitas sekitar jalur bus.

"Dua kota di Bandung (dan) Medan total yang didukung World Bank 264 juta USD untuk pembangunan capex. Yang di antaranya contoh konkretnya line untuk Jakarta ada hallway pedestrian, ada pull atau deponya. Itu yang salah satu diwujudkan," kata Direktur Lalu Lintas Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Suharto, dalam acara Suistanable Transportation Forum di Nusa Dua Bali, Kamis 20 Oktober 2022.


Menurut dia, dana pinjaman dari Bank Dunia ini sudah mulai proses penandatangan pada akhir Agustus 2022. Dana tersebut akan cair 45 hari setelah proses penandatanganan dilakukan.

"Ini sudah berproses signing di World Bank akhir Agustus berlaku efektif 45 hari setelah itu. Sekarang sudah berproses konstruksinya di dua kota itu dengan pendanaan Bank Dunia," jelasnya.

Suharto menyampaikan pengembangan BRT di daerah lain akan mengacu pada kajian yang dilakukan lembaga terkait, untuk diberikan dukungan dana. Namun, Kemenhub akan berfokus untuk menyelesaikan pengembangan transportasi di enam daerah berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

"Untuk kota yang lain tergantung kajian pihak lain mana yang akan di support. Kami mengacu RPJMN sampai 2024 harus menuntaskan 6 kota metropolitan, kecuali Jakarta," ujar dia.

"Setelah Bandung dan Medan, akan ada di Makassar, Semarang, Pekanbaru, dan Batam. Sudah ada tahapan dan implementasinya," sambung Suharto.

Percepat Pengembangan Sistem Transportasi

Di sisi lain, dia menuturkan bahwa Kemenhub terus mempercepat pengembangan sistem transportasi publik di beberapa kota prioritas. Mulai dari, Jakarta, Semarang, Surakarta, hingga Medan.

"Kementerian Perhubungan saat ini dibantu oleh banyak pemangku kepentingan, termasuk lembaga-lembaga donor, untuk dapat menyukseskan program ini dan memperluas wilayah-wilayah cakupan di kota-kota lainnya. Fokus kami adalah bagaimana pengguna bus bisa merasa nyaman layaknya menggunakan kendaraan pribadi, sehingga perpindahan moda transportasi ini dapat terjadi," tutur dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini