Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Putus Mata Rantai Generasi Sandwich Lewat Investasi

 


Fenomena “sandwich generation” atau generasi sandwich masih menjadi topik menarik untuk diurai. Fenomena ini pada dasarnya merujuk pada seseorang yang memiliki peran ganda untuk bertanggung jawab atas kehidupan generasi di atasnya, yakni orangtua atau keluarga yang membesarkannya, dan generasi di bawahnya, yaitu anak-anak alias keluarga yang sedang ia besarkan.

 

Posisi ini cukup sulit bagi kebanyakan orang karena harus membiayai tiga generasi sekaligus pada waktu bersamaan. Untuk itu, mata rantai generasi sandwich harus diputus. Lalu, bagaimana caranya?

 

Mengutip Bibit.id, Sabtu (22/10/2022), pertama-tama perlu disadari bahwa konsistensi dalam berinvestasi merupakan cara yang paling ampuh agar bisa mempersiapkan diri dalam menjawab kebutuhan keuangan yang berbeda-beda di masa mendatang. Termasuk mempersiapkan dana pensiun agar tidak membebani generasi berikutnya.

 

Dalam hal ini, Bibit menawarkan fitur Nabung Rutin. Filosofi di balik fitur ini adalah metode Dollar Cost Averaging (DCA), sebuah metode sederhana untuk menginvestasikan jumlah uang yang sama pada periode tertentu, misanya setiap bulan atau setiap minggu.

 

Pada investasi reksa dana, metode DCA memungkinkan pembelian unit yang lebih banyak saat harga turun dan lebih sedikit pada waktu harga naik. Catatan saja, investasi sebaiknya dibarengi dengan tujuan yang jelas. Sehingga bisa disesuaikan dengan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk investasi sekaligus menakar profil risiko masing-masing.

 

Untuk yang satu ini, Bibit menawarkan Robo Advisor Bibit yang teruji secara ilmiah serta bisa dimanfaatkan secara gratis untuk membatu menyusun portofolio investasi sesuai profil risiko masing-masing. Selanjutnya, ada juga fitur Goal Setting yang dapat digunakan untuk menjadikan investasi lebih terarah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025