Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

PDIP Beri Bocoran, Bakal Umumkan Capres Usai Hal Ini Kelar

 


Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memberi bocoran, partainya akan mengumumkan calon presiden atau capres yang bakal diusung usai satu hal ini teratasi. Apa itu?

Dia mengatakan, capres PDIP akan diumumkan usai persoalan bangsa selesai ditangani.

Menurut dia, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menggelar pertemuan dengan partai-partai yang bakal digandeng dalam koalisi.

"Nah, itu nanti dilakukan setelah berbagai persoalan ekonomi ini dapat diatasi," kata dia di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Minggu (30/10/2022).

Hasto mengingat kembali masa-masa pada Pilpres 2019 lalu. Di mana, pada saat itu Megawati bertemu dengan Jokowi yang sebelumnya dicalonkan menjadi Presiden pada periode kedua.

"Nanti juga sama akan ada pertemuan-pertemuan yang intens antara ibu Mega, Pak Jokowi, kemudian pertemuan dengan para ketum yang akan bersama-bersama membangun kerja sama," ujar dia.

Hasto menegaskan bahwa momentum pertemuan itu akan dilakukan setelah berbagai persoalan ekonomi bangsa dapat diatasi. Hasto menyinggung Pidato Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Bangsa ini, kata dia menghadapi ujian pada tahun depan akibat perang besar antara Rusia dan Ukraina.

Akhir-akhir ini terjadi krisis pupuk, krisis pangan, krisis energi. Belum lagi, ketengangan antara Tiongkok dan Taiwan berpotensi menimbulkan persolan-persoalan geopolitik.

"Sehingga situasi eksternal global itu sangat volatil dan kemudian penuh ancaman yang semakin destruktif yang menggangu kemanan global," ujar dia.

Peringatkan Soal Relawan

Sementara, tantangan di dalam negeri saat ini adalah berjuang mengatasi berbagai tekanan dan persiapan menggelar G20 dan kepemimpinan Indonesia di ASEAN.

"Hal-hal itu yang harus kita lakukan dulu supaya energi bangsa ini betul-betul terkonsentrasi pada tugas kita yang telah dipercaya dunia internasional untuk menjadi pemimpin G20, itu yang seharusnya jadi fokus kita," ujar Hasto.

Pada kesempatan yang sama, Hasto juga menyoroti soal munculnya sejumlah relawan jelang Pilpres 2024. Namun, Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto justru mempertanyakan, pergerakan relawan sebelum parpol mengumumkan capres dan cawapers itu.

"Pak Jokowi baru berkonsenterasi untuk meningkatkan legacy beliau, lalu ada yang sepertinya tidak sabar, itu harus dipertanyakan motifnya," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Minggu, (30/10/2022).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini